PEN Berjalan Baik, Pemerintah Optimistis Perekonomian Nasional Berangsur Pulih

Selasa, 10 November 2020 - 07:43 WIB
loading...
A A A
Untuk menjaga agar sektor usaha agar tetap bergerak, Pemerintah terus menjalankan berbagai strategi melalui jaring pengaman sektor riil. Hal ini dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi. Misalnya, penyaluran insentif untuk program UMKM, banpres produktif, penempatan dana ke perbankan dan lembaga pembiayaan, penjaminan kredit, dan subsidi bunga pinjaman.

Baca Juga: Program Pemulihan Ekonomi Nasional Klaster Perlindungan Sosial Akan Tercapai 100 Persen

Pemerintah juga akan memperluas ketersediaan lapangan kerja melalui program pembangunan proyek padat karya. Selain itu, menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan stabilitas harga pangan. "Agar momentum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, pemerintah telah mengoptimalkan belanja pemerintah, baik Pusat maupun Daerah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk menjaga perekonomian dari sisi permintaan dan penawaran agar dapat menjaga daya beli masyarakat dan menstimulus sektor-sektor usaha menggeliat kembali," lanjut Airlangga.

Program Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (PC-PEN) memperlihatkan progress yang baik. Per 2 November 2020, dana PC-PEN terealisasi sebesar Rp 366,85 triliun atau 52,8% dari pagu sebesar Rp 695,2 triliun. Ini terbagi atas enam klaster program yakni program kesehatan, perlindungan sosial, sektoral K/L Pemda, dukungan UMKM, pembiayaan korporasi, dan insentif usaha.

"Pemerintah juga menyiapkan strategi percepatan realisasi anggaran PEN dengan terus melakukan monitoring dan evaluasi yang dilakukan setiap minggu, re-alokasi anggaran antar klaster, termasuk melakukan perluasan program yang sudah berjalan dengan baik, dan menyusun proyeksi realisasi program terkait 4 klaster PEN," tutup Airlangga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved