PEN Berjalan Baik, Pemerintah Optimistis Perekonomian Nasional Berangsur Pulih

Selasa, 10 November 2020 - 07:43 WIB
loading...
PEN Berjalan Baik, Pemerintah...
Menko Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah pada masa pandemi Covid-19, cukup sukses. Ini terlihat dari beberapa tren perbaikan yang signifikan di beberapa sektor. Bahkan, secara kuartalan perekonomian di Indonesia tercatat tumbuh 5,05% pada triwulan ketiga tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto memaparkan Indonesia sudah melewati kontraksi pertumbuhan pada posisi terdalam atau rock bottom, yaitu pada kuartal kedua lalu. Pertumbuhan perekonomian di triwulan ketiga mengalami perbaikan signifikan.

"Jika kita bisa mempertahankan laju pertumbuhan ini, maka kita berharap di triwulan keempat nanti, pertumbuhan ekonomi bisa berada pada laju positif atau kembali ekspansif,” ujar Airlangga pada pemaparannya di Graha BNPB, Senin (9/11/2020).

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi dan Covid-19 Mulai Seimbang

Dari sisi lapangan usaha, semua sektor sudah tumbuh positif pada kuartal ketiga ini jika dibandingkan dengan kuartal kedua. Memang masih ada beberapa sektor yang masih tumbuh negatif jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Salah satu sektor yang tumbuh positif adalah Industri pengolahan.Kontribusi sektor ini tercatat paling besar pada pertumbuhan ekonomi (19,86), tumbuh 5,25% dari kuartal kedua yang terkontraksi minus 6,49%.

Terbesar adalah sektor Transportasi dan pergudangan tumbuh 24,28% dibandingkan kuartal II (-29,18). Hal ini dipicu dengan kembalinya mobilitas masyarakat. Adapun, jasa kesehatan dan kegiatan sosial makin membaik dengan tumbuh 13,73% dibandingkan kuartal kedua (-4,14). Dari sisi pengeluaran, konsumsi dan investasi berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Konsumsi rumah tangga pada kuartal ketiga tumbuh 4,7 persen jika dibandingkan dengan kuartal kedua yang terkontraksi minus 6,53%.

Sektor restoran dan hotel yang sempat turun tajam pada kuartal kedua (-17,08%), kini juga sudah tumbuh 11,38%. Begitu pula dengan sektor transportasi dan komunikasi yang sempat turun di kuartal kedua (-12,05%) kini di kuartal ketiga tumbuh 7,89 %. Perbaikan juga terjadi pada investasi yang tumbuh 8,45% dari kuartal kedua yang terkontraksi minus 9,71%. Ini adalah sebagian data positif yang sudah dicatatkan perekonomian nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Berita Terkini
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved