Pertamina RU II Komitmen Pasok Energi Nasional di Masa Pandemi
Sabtu, 09 Mei 2020 - 18:08 WIB
loading...
Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai, Riau tetap berkomitmen memasok kebutuhan energi nasional selama pandemi Covid-19. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai, Riau tetap berkomitmen memasok kebutuhan energi nasional dengan beroperasi 24 jam selama 7 hari pada masa pandemi corona (Covid-19).
Unit Manager Communication, Relations & CSR Refinery Unit II Pertamina, Brasto Galih Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya menerapkan protokol penanganan Covid-19 setelah diberlakukannya Siaga Covid-19 di Kota Dumai pada 19 Maret 2020.
“Kami pastikan dapat terus memenuhi kebutuhan energi nasional dengan tetap memperhatikan Protokol Penanganan Covid-19 yang berlaku,” ungkap Brasto di Dumai, Sabtu (9/5/2020).
Protokol tersebut antara lain seperti menggunakan masker, menempatkan sarana cuci tangan dan hand sanitizer, pembentukan posko Covid-19, pemeriksaan suhu dan kesehatan sebelum masuk kilang/kantor/perumahan, monitoring mandiri kesehatan yang dilaporkan setiap harinya ke manajemen Kantor Pusat dan Unit Operasi, physical distancing (jaga jarak interaksi), dan sebagainya.
Lebih lanjut Brasto menjelaskan, kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) masih tetap dijalankan untuk beberapa bidang kerja yang dapat menjalankan tugasnya secara jarak jauh guna membatasi intensitas interaksi fisik atau physical distancing di lingkungan Pertamina RU II.
Namun demikian untuk pekerja dan mitra kerja di bidang yang terkait langsung dengan operasional kilang, jam kerja tetap dilaksanakan secara normal dengan pembagian tiga jadwal shift untuk menjalankan operasional kilang sepanjang 24 jam sehari.
Brasto menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 989 pekerja Pertamina dan 997 Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) Pertamina RU II di kilang Dumai, kilang Sungai Pakning dan aset Pangkalan Brandan tetap bekerja baik di kilang, kantor maupun WFH.
Unit Manager Communication, Relations & CSR Refinery Unit II Pertamina, Brasto Galih Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya menerapkan protokol penanganan Covid-19 setelah diberlakukannya Siaga Covid-19 di Kota Dumai pada 19 Maret 2020.
“Kami pastikan dapat terus memenuhi kebutuhan energi nasional dengan tetap memperhatikan Protokol Penanganan Covid-19 yang berlaku,” ungkap Brasto di Dumai, Sabtu (9/5/2020).
Protokol tersebut antara lain seperti menggunakan masker, menempatkan sarana cuci tangan dan hand sanitizer, pembentukan posko Covid-19, pemeriksaan suhu dan kesehatan sebelum masuk kilang/kantor/perumahan, monitoring mandiri kesehatan yang dilaporkan setiap harinya ke manajemen Kantor Pusat dan Unit Operasi, physical distancing (jaga jarak interaksi), dan sebagainya.
Lebih lanjut Brasto menjelaskan, kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) masih tetap dijalankan untuk beberapa bidang kerja yang dapat menjalankan tugasnya secara jarak jauh guna membatasi intensitas interaksi fisik atau physical distancing di lingkungan Pertamina RU II.
Namun demikian untuk pekerja dan mitra kerja di bidang yang terkait langsung dengan operasional kilang, jam kerja tetap dilaksanakan secara normal dengan pembagian tiga jadwal shift untuk menjalankan operasional kilang sepanjang 24 jam sehari.
Brasto menyebutkan bahwa hingga saat ini sebanyak 989 pekerja Pertamina dan 997 Tenaga Kerja Jasa Penunjang (TKJP) Pertamina RU II di kilang Dumai, kilang Sungai Pakning dan aset Pangkalan Brandan tetap bekerja baik di kilang, kantor maupun WFH.
Lihat Juga :