Kemnaker Gandeng Pemerintah Austria Kembangkan BLK Maritim

Rabu, 11 November 2020 - 20:13 WIB
loading...
Kemnaker Gandeng Pemerintah...
Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Budi Hartawan dalam acara groundbreaking kegiatan pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim, Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Medan. Foto/Dok
A A A
MEDAN - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng mitra kerjasama internasional yaitu Pemerintah Austria dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi dan pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim. Hal ini dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing terutama di sektor kemaritiman.

Hal ini disampaikan Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Budi Hartawan dalam acara groundbreaking kegiatan pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim, Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Medan melalui pembiayaan PHLN Austria yang dilakukan secara langsung maupun virtual di BBPLK Medan, Rabu (11/11/2020).

(Baca Juga: Kemnaker Akan Bangun BLK Pusat di Tiap Provinsi )

"Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Austria, atas komitmennya dalam membantu kegiatan pengembangan BLK Maritim di Indonesia," kata Budi.

Kegiatan pengembangan BLK Maritim (Development of Maritime Vocational Training Centers) merupakan kerjasama dengan Pemerintah Austria, yang berlokasi di 3 (tiga) Balai Latihan Kerja, yaitu BBPLK Medan, BBPLK Serang dan BLK Makassar.

“Dalam pembangunan BLK Maritim ini mencakup 4 hal yaitu; pekerjaan konstruksi, pengadaan peralatan tentunya dengan standar negara Austria, training of trainer dan pendampingan teknis untuk tahap implementasi terutama pada saat proses pelatihan para pencari kerja," jelasnya.

Budi juga menaruh harapan besar agar BIT Media e-solution GmbH sebagai pelaksana proyek kegiatan pengembangan BLK Maritim dapat mengulang success story dan mampu menjadikan BBPLK Medan menjadi center of excellence untuk pengembangan 2 (dua) kejuruan yaitu Tourism Hospitality dan Joinery.

"Semoga implementasi kegiatan ini, bukan hanya di BBPLK Medan, tetapi juga di BBPLK Serang dan BLK Makassar dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan yang berarti. Kami juga berharap dengan kegiatan ini, kerjasama Pemerintah Indonesia dan Austria, khususnya di bidang pelatihan vokasi, dapat semakin baik dan erat, serta memberikan manfaat yang besar kepada kedua negara," tandasnya.

(Baca Juga: Kemnaker Segera Transformasi BLK Secara Masif di Indonesia )

Kepala BBPLK Medan Muhammad Ali Hapsah menambahkan, BBPLK Medan terus berkembang untuk menjadi salah satu BLK terbaik di wilayah Indonesia bagian barat. Banyak lulusan yang terserap dan diakui kualitasnya oleh industri.

"Kami bertekad terus meningkatkan kualitas BBPLK Medan dalam mengembangkan potensi daerah melalui pariwisata, industri maupun produk UMKM, persaingan dalam dunia ketenagakerjaan dan perubahan di era globalisasi saat ini harus menyesuaikan dengan selera pasar kerja." lanjut Ali.

Duta Besar Pemerintah Austria yang diwakili Konselor Komersial Sigmund Nemeti menyampaikan pemerintah Austria sudah sejak 1990an membantu pemerintah Indonesia dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia khususnya kapasitas vokasional ketenagakerjaan. "Pemerintah Austria sangat berterima kasih kembali diberi kepercayaan dalam program kerjasama vokasional training center maritim di kota Medan ini," kata Sigmund.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Program Pelatihan Vokasi...
Program Pelatihan Vokasi buat Tamatan SMK/SMA Dibuka! Kuotanya 70 Ribu, Uang Saku Rp20 Ribu/Hari
150 Ribu Peserta Magang...
150 Ribu Peserta Magang Nasional 2026 Digaji UMP, Di Jakarta Dapat Rp5,7 Juta
Outsourcing Kini Dibatasi,...
Outsourcing Kini Dibatasi, Ini Daftar Profesi yang Diizinkan
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
BKI Gelar Sidang KOMTEK,...
BKI Gelar Sidang KOMTEK, Pastikan Aturan Klasifikasi Relevan bagi Industri Maritim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Berita Terkini
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved