CIMB Niaga Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun di Kuartal I 2020
Minggu, 10 Mei 2020 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
“Kami dapat mempertahankan kepemimpinan yang kuat dalam segmen Kredit Pemilikan Rumah (“KPR”) yang meningkat 11,6% Y-o-Y, sementara Kartu Kredit yang tumbuh sebesar 8,9% Y-o-Y sebagai hasil dari pengembangan bisnis akuisisi merchant yang kami lakukan,” kata Tigor.
Selain itu, dia melanjutkan Jumlah kredit yang disalurkan tumbuh 3,3% Y-o-Y menjadi Rp194,3 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking.
“Kami baru saja mengumumkan transformasi aplikasi “Go Mobile” menjadi “OCTO Mobile”. Inisiatif ini menandai perubahan digital banking CIMB Niaga, dari aplikasi mobile banking menuju digital banking yang menyediakan fitur lengkap. Layaknya Super App, OCTO Mobile dapat melayani beragam aktivitas finansial nasabah dan memberikan customer experience yang lebih baik,” kata Tigor.
Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp34,5 triliun (+23,0% Y-o-Y) dan DPK sebesar Rp30,3 triliun (+14,4% Y-o-Y) per 31 Maret 2020.
“Fokus kami saat ini adalah meningkatkan likuiditas, menjaga kualitas aset, serta disiplin dalam mengelola biaya. Memasuki tahun kedua inisiatif transformasi Forward 23, saat ini kami berinvestasi dan lebih mendorong untuk meningkatkan customer experience, digitalisasi, serta produktivitas. Kami terus mengembangkan digital channel untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nasabah, khususnya dalam situasi menantang seperti saat ini,” pungkasnya.
Selain itu, dia melanjutkan Jumlah kredit yang disalurkan tumbuh 3,3% Y-o-Y menjadi Rp194,3 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis Consumer Banking.
“Kami baru saja mengumumkan transformasi aplikasi “Go Mobile” menjadi “OCTO Mobile”. Inisiatif ini menandai perubahan digital banking CIMB Niaga, dari aplikasi mobile banking menuju digital banking yang menyediakan fitur lengkap. Layaknya Super App, OCTO Mobile dapat melayani beragam aktivitas finansial nasabah dan memberikan customer experience yang lebih baik,” kata Tigor.
Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berhasil mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia, dengan total pembiayaan mencapai Rp34,5 triliun (+23,0% Y-o-Y) dan DPK sebesar Rp30,3 triliun (+14,4% Y-o-Y) per 31 Maret 2020.
“Fokus kami saat ini adalah meningkatkan likuiditas, menjaga kualitas aset, serta disiplin dalam mengelola biaya. Memasuki tahun kedua inisiatif transformasi Forward 23, saat ini kami berinvestasi dan lebih mendorong untuk meningkatkan customer experience, digitalisasi, serta produktivitas. Kami terus mengembangkan digital channel untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nasabah, khususnya dalam situasi menantang seperti saat ini,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :