Pulihkan Industri MICE, Kemenparekraf Sudah Kumpulkan 400 Buyer dan Seller

Jum'at, 13 November 2020 - 07:27 WIB
loading...
Pulihkan Industri MICE,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional melalui upaya pemulihan (recovery) di sektor pariwisata.

Salah satu skemanya adalah memfasilitasi pertemuan antara buyer dari sejumlah korporasi dengan sellers penyedia jasa Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) dalam negeri.

Koordinator Pengembangan Jejaring dan Kapasitas Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf Titik Lestari mengutarakan, sekitar 400 orang sellers dan buyer telah difasilitasi pemerintah.

Jumlah itu akumulasi dari lima seri dari kegiatan baik berupa Indonesia Corporate Travel and Mice (ICTM) dan pertemuan lainnya. Di mana, Kemenparekraf sejak April-Juli tahun ini memfasilitasi kegiatan tersebut baik secara daring (online) dan fisik (offline).

"April sampai Juli itu sekitar 4000-an buyer dan seller yang kami pertemukan. Ini untuk memasilitasi industri (pariwisata) supaya bisa bertahan. Pertemuan baik secara online dan offline dengan mengedepankan protokol kesehatan," ujar Titik dalam sambutan di acara ICTM 2020, Malang, Kamis (12/11/2020) malam.

(Baca juga: Didukung 23 K/L, Pemerintah Gelar Simulasi Protokol 3K di Destinasi Pariwisata Prioritas )

Pemerintah mencatat, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor bisnis dalam negeri yang sangat terkontraksi negatif akibat pandemi Covid-19.

Data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisata mancanegara (wisman) pada September 2020 mengalami penurunan hingga 88,95 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2019.

Bila ditotalkan, jumlah kunjungan wisman bulan September 2020 adalah sebanyak 153.498 kunjungan. Kondisi yang sama juga terjadi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Agustus 2020, dengan penurunan sebesar 5,94 persen.

Akibatnya, tidak ada aktivitas yang dapat dilakukan buyer ataupun sellers selama beberapa bulan belakang ini. Titik bilang, upaya pemerintah untuk mempertemukan kedua pihak dengan tujuan agar dapat memberikan stimulus bagi konsumen di sektor MICE.

(Baca juga: 4 Mentri Saksikan Simulasi Penyelamatan Wisatawan Tenggelam di Labuan Bajo )

"Sudah sekian lama, beberapa bulan, tidak ada aktivitas. Sementara itu, tiba-tiba wisata harus tutup, itulah salah satu cara bagaimana kejenuhan yang sudah ada itu menjadi aktivitas seller. Dia bisa menyampaikan 'saya masih ada lho', jadi tidak putus komunikasi. Dan untuk menyampaikan kepada konsumennya bahwa masih ada aktivitas," kata dia.

Untuk diketahui, Kegiatan ITCM kali ini digelar di Malang. Ini merupakan ketiga kalinya, di mana sebelumnya telah digelar di Jakarta dan Bali. Selanjutnya ICTM akan kembali digelar di Yogyakarta dan Bogor.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelatihan Gig Economy...
Pelatihan Gig Economy dan AI Challenge Diluncurkan, Kementerian Ekraf Harap Buka Lapangan Kerja untuk Gen Z
Sinergi BUMN untuk Pertumbuhan...
Sinergi BUMN untuk Pertumbuhan Ekosistem Pariwisata Nasional
Pameran Industri Pelapis...
Pameran Industri Pelapis Terbesar Siap Digelar Tahun Depan
3 Tantangan Ini Masih...
3 Tantangan Ini Masih Membebani Pelaku Usaha MICE dan Event
JCC Dikelola Mandiri...
JCC Dikelola Mandiri oleh PPKGBK, Pelaku MICE Harap-harap Cemas
Hadirkan Inovasi Sistem...
Hadirkan Inovasi Sistem Registrasi Event untuk Kelancaran MICE
Cetak Inovator Digital...
Cetak Inovator Digital Muda Indonesia, Timedoor Academy Gelar Young Coders World Cup 2025
Peran MICE dalam Mengidentifikasi...
Peran MICE dalam Mengidentifikasi Tren Pasar dan Perilaku Konsumen
NICE, Nusantara International...
NICE, Nusantara International Convention Exhibition Resmi Hadir sebagai Destinasi MICE Terbaru melalui Event Perdana
Rekomendasi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Berita Terkini
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved