Bappenas dan KKP Genjot Ekonomi Pesisir Lewat Terumbu Karang
Jum'at, 13 November 2020 - 14:35 WIB
loading...
A
A
A
Peluncuran COREMAP-CTI juga menjadi salah satu perwujudan visi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Dengan luas lautan sebesar 70% dari total luas wilayah negara dan panjang garis pantai membentang 108.000 kilometer, Indonesia memiliki potensi sumber daya pesisir yang sangat melimpah, yakni sumber daya ikan sebesar 12,54 juta ton per tahun. Juga merupakan rumah bagi 596 jenis terumbu karang atau 69% dari total terumbu karang di dunia dengan luas tak kurang dari 25.000 kilometer atau sebesar 14% dari luas terumbu karang dunia, serta 39% jenis ikan karang di dunia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, terumbu karang menjaga ekosistem laut secara berkelanjutan terutama keberlanjutan ikan-ikan yang selama ini dikonsumsi.
"Menanam satu terumbu karang sama saja dengan oksigen dari 20 pohon, sangat penting. Cara mengontrol pelestarian terumbu karang, dalam jangka pendek, memperkuat pengawasan rusaknya terumbu karang karena ditabrak kapal. Target jangka panjang dengan lestarinya terumbu karang adalah tempat pemijahan ikan. Untuk produksi ikan, ada juga penambahan cold storage," jelasnya.
COREMAP-CTI merupakan pilot project yang dilaksanakan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) di empat provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat. Fokus proyek ini adalah mengelola dan memanfaatkan ekosistem terumbu karang serta kawasan konservasi perairan. ( Baca juga:Ngebir Bakal Dilarang, Gimana Nasib Ciu Bekonang? )
Di Papua Barat, pelaksanaan COREMAP-CTI yang meliputi tiga tempat prioritas, yakni Suaka Alam Perairan Kepulauan Raja Ampat, Suaka Alam Perairan Kepulauan Waigeo sebelah barat, dan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Raja Ampat.
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, terumbu karang menjaga ekosistem laut secara berkelanjutan terutama keberlanjutan ikan-ikan yang selama ini dikonsumsi.
"Menanam satu terumbu karang sama saja dengan oksigen dari 20 pohon, sangat penting. Cara mengontrol pelestarian terumbu karang, dalam jangka pendek, memperkuat pengawasan rusaknya terumbu karang karena ditabrak kapal. Target jangka panjang dengan lestarinya terumbu karang adalah tempat pemijahan ikan. Untuk produksi ikan, ada juga penambahan cold storage," jelasnya.
COREMAP-CTI merupakan pilot project yang dilaksanakan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) di empat provinsi, yakni Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat. Fokus proyek ini adalah mengelola dan memanfaatkan ekosistem terumbu karang serta kawasan konservasi perairan. ( Baca juga:Ngebir Bakal Dilarang, Gimana Nasib Ciu Bekonang? )
Di Papua Barat, pelaksanaan COREMAP-CTI yang meliputi tiga tempat prioritas, yakni Suaka Alam Perairan Kepulauan Raja Ampat, Suaka Alam Perairan Kepulauan Waigeo sebelah barat, dan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Raja Ampat.
(uka)
Lihat Juga :