Saham DKI di Perusahaan Bir Dibantah Bertambah, tapi Dividen yang Diterimanya Pasti Berkurang
Jum'at, 13 November 2020 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantah telah menambah porsi kepemilikan saham tersebut. Begitu pula dengan Komisaris Utama DLTA Sarman Simanjorang. ( Baca juga:Pangkas Jabatan Struktural, Pemerintah Tambah Jabatan Fungsional Baru )
"Saya sebagai Komisaris Utama PT Delta Djakarta dengan tegas menyatakan bahwa kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta tidak pernah berubah dari dulu sampai saat ini tetap sebesar 26,25%," ujar dia kepada MNC Media, Jumat (13/11/2020).
Terkait adanya informasi yang tertuang dalam laporan kepemilikan saham yang diunggah di situs BEI, menurutnya, itu diluar sepengetahuan dari PT Delta Djakarta. "Dan perlu diklarifikasi ke BEI langsung," ungkap dia.
PT Delta Djakarta Tbk. memang menjadi salah satu sumber pendapatan Pemprov DKI Jakarta lewat dividen yang didapatkannya. Atas kinerja DLTA tahun lalu, Pemprov DKI mendapatkan jatah sebesar Rp81,9 miliar. Tahun lalu DLTA membukukan laba bersih sebesar Rp317,81 miliar.
Sayangnya, kinerja DLTA di tahun ini sangat terdampak oleh pandemi, karena labanya menurun drastis. Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III-2020, laba bersih entitas induk DLTA jebol 68% menjadi Rp 70,68 miliar. Padahal di periode yang sama tahun lalu laba DLTA tercatat mencapai Rp 220,92 miliar.Berkurangnya laba DLTA, tentu saja dividen yang diterima DKI juga akan mengecil.
"Saya sebagai Komisaris Utama PT Delta Djakarta dengan tegas menyatakan bahwa kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta tidak pernah berubah dari dulu sampai saat ini tetap sebesar 26,25%," ujar dia kepada MNC Media, Jumat (13/11/2020).
Terkait adanya informasi yang tertuang dalam laporan kepemilikan saham yang diunggah di situs BEI, menurutnya, itu diluar sepengetahuan dari PT Delta Djakarta. "Dan perlu diklarifikasi ke BEI langsung," ungkap dia.
PT Delta Djakarta Tbk. memang menjadi salah satu sumber pendapatan Pemprov DKI Jakarta lewat dividen yang didapatkannya. Atas kinerja DLTA tahun lalu, Pemprov DKI mendapatkan jatah sebesar Rp81,9 miliar. Tahun lalu DLTA membukukan laba bersih sebesar Rp317,81 miliar.
Sayangnya, kinerja DLTA di tahun ini sangat terdampak oleh pandemi, karena labanya menurun drastis. Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III-2020, laba bersih entitas induk DLTA jebol 68% menjadi Rp 70,68 miliar. Padahal di periode yang sama tahun lalu laba DLTA tercatat mencapai Rp 220,92 miliar.Berkurangnya laba DLTA, tentu saja dividen yang diterima DKI juga akan mengecil.
(uka)
Lihat Juga :