Militansi Cone Membangun Brand dari Konvensional hingga Digital
Sabtu, 14 November 2020 - 00:43 WIB
loading...
A
A
A
‘’Kami juga memiliki konten memasak dan baking dengan house chef yang kami punya. Ada IG Live rutin yang kami jadwalkan setiap hari Sabtu,’’ kata Yenni, dalam keteranga tertulisnya, Jumat (13/11/2020).
Terbukti aktivitas IG Live tersebut juga sekaligus untuk memperkuat kelekatan (engagement) dengan konsumen. Ditambah lagi dalam konten video memasak tersebut, Yenni selalu menghadirkan resep-resep makanan yang sedang hits.
Aktifnya Oxone di ranah digital patut disyukuri oleh Yenni, pasalnya selain beragam penghargaan yang diraih, juga menjadi cara untuk bisa survive di kala pandemi Covid-19. Instagram menjadi wadah untuk amplifikasi kampanye ‘Stayathome with Oxone’.
Yenni memaksimalkan fitur yang ada di IG, yaitu ‘swipe up’ dalam fitur Instagram Story untuk mempermudah konsumen bisa terhubung langsung dengan situs penjualan Oxone. ‘’Melalui story, kami mengintergrasikan pemasaran dengan penjualan. Tidak hanya di digital (IG), namun konvensional seperti billboard juga kami beri QR code untuk membantu konsumen,‘’ jelasnya.
Dengan penjualan yang shifting ke digital, untuk memperkuat layanan, maka Oxone mengalihkan para SPG untuk bekerja secara digital. Strategi ini sangat berhasil, Oxone menjadi brand yang terbilang tumbuh meski dikala pandemi. ( Baca juga:Mantan PM Suriah Dituduh Jadi Agen Ganda Israel, Inggris dan Prancis )
Terbukti aktivitas IG Live tersebut juga sekaligus untuk memperkuat kelekatan (engagement) dengan konsumen. Ditambah lagi dalam konten video memasak tersebut, Yenni selalu menghadirkan resep-resep makanan yang sedang hits.
Aktifnya Oxone di ranah digital patut disyukuri oleh Yenni, pasalnya selain beragam penghargaan yang diraih, juga menjadi cara untuk bisa survive di kala pandemi Covid-19. Instagram menjadi wadah untuk amplifikasi kampanye ‘Stayathome with Oxone’.
Yenni memaksimalkan fitur yang ada di IG, yaitu ‘swipe up’ dalam fitur Instagram Story untuk mempermudah konsumen bisa terhubung langsung dengan situs penjualan Oxone. ‘’Melalui story, kami mengintergrasikan pemasaran dengan penjualan. Tidak hanya di digital (IG), namun konvensional seperti billboard juga kami beri QR code untuk membantu konsumen,‘’ jelasnya.
Dengan penjualan yang shifting ke digital, untuk memperkuat layanan, maka Oxone mengalihkan para SPG untuk bekerja secara digital. Strategi ini sangat berhasil, Oxone menjadi brand yang terbilang tumbuh meski dikala pandemi. ( Baca juga:Mantan PM Suriah Dituduh Jadi Agen Ganda Israel, Inggris dan Prancis )
Lihat Juga :