Google dan Temasek Dikabarkan Borong Saham Tokopedia
Senin, 16 November 2020 - 19:19 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS) semakin melihat peluang investasi di Asia, khususnya Indonesia, mengingat pertumbuhan di AS dan Eropa yang melambat. Seperti Google , yang dilaporkan menyuntikkan dana serta berinvestasi di Tokopedia .
Melansir Nikkei Asian Review, Senin (16/11/2020), Google dikabarkan tak sendirian, perusahaan investasi pemerintah Singapura, Temasek, juga dilaporkan ikut andil dalam berinvestasi di Tokopedia. ( Baca juga:Apple dan Google Bersatu Kembangan Teknologi 6G )
Google disebut menguasai 1,6% saham Tokopedia, sementara Anderson Investments yang berafiliasi dengan Temasek memiliki 3,3% saham. Hal itu berdasarkan dokumen yang diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM tertanggal 4 November 2020.
Saham Tokopedia yang dipegang Google diperkirakan bernilai Rp16,7 miliar, sementara saham yang dimiliki Anderson bernilai Rp33,4 miliar. Namun, angka tersebut belum mencerminkan modal yang sebenarnya disuntikkan oleh kedua belah pihak, dan investasi akan datang dalam beberapa tahap.
Google dan Temasek memiliki peluang besar untuk meningkatkan kepemilikan saham mereka di Tokopedia di kemudian hari. Sebelumnya, bulan lalu Bloomberg melaporkan bahwa Tokopedia ingin mengumpulkan sekitar USD350 juta (Rp4,9 triliun) dari kedua pihak.
Melansir Nikkei Asian Review, Senin (16/11/2020), Google dikabarkan tak sendirian, perusahaan investasi pemerintah Singapura, Temasek, juga dilaporkan ikut andil dalam berinvestasi di Tokopedia. ( Baca juga:Apple dan Google Bersatu Kembangan Teknologi 6G )
Google disebut menguasai 1,6% saham Tokopedia, sementara Anderson Investments yang berafiliasi dengan Temasek memiliki 3,3% saham. Hal itu berdasarkan dokumen yang diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM tertanggal 4 November 2020.
Saham Tokopedia yang dipegang Google diperkirakan bernilai Rp16,7 miliar, sementara saham yang dimiliki Anderson bernilai Rp33,4 miliar. Namun, angka tersebut belum mencerminkan modal yang sebenarnya disuntikkan oleh kedua belah pihak, dan investasi akan datang dalam beberapa tahap.
Google dan Temasek memiliki peluang besar untuk meningkatkan kepemilikan saham mereka di Tokopedia di kemudian hari. Sebelumnya, bulan lalu Bloomberg melaporkan bahwa Tokopedia ingin mengumpulkan sekitar USD350 juta (Rp4,9 triliun) dari kedua pihak.
Lihat Juga :