Geram, Pengusaha Muda Minta Pemerintah Sikat Monopoli Ekspor Lobster
Senin, 16 November 2020 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Anggawira mengemukakan, kebijakan ekspor benih lobster tidak mampu mengangkat kesejahteraan pembudidaya lobster di Indonesia. Pembudidaya lobster justru kian kesulitan melanjutkan usaha pembesaran atau budidaya akibat benih sulit didapat dengan harga terjangkau. Keberpihakan negara terhadap pengembangan budidaya lobster di Indonesia dinilai sangat minim. ( Baca juga:Trump: Dunia Sedang Saksikan Hancurnya Konstitusi AS )
"Bekerja sama dengan ALFI bisa menekan biaya logistik dan itu dilakukan dengan transparan dan akuntabel," tuturnya.
Ia menambahkan, kebijakan ekspor benih sepatutnya menjamin ketersediaan benih lobster di dalam negeri dengan harga terjangkau. Dengan demikian, budidaya lobster bisa berkembang.
"Jadi, praktik monopoli itu pada jasa pengiriman logistiknya. Dalam penentuan seperti ini harus ada policy yang melibatkan asosiasi terkait, sehingga tata kelolanya bisa kita kontrol dan bisa lebih efisien," imbuhnya.
"Bekerja sama dengan ALFI bisa menekan biaya logistik dan itu dilakukan dengan transparan dan akuntabel," tuturnya.
Ia menambahkan, kebijakan ekspor benih sepatutnya menjamin ketersediaan benih lobster di dalam negeri dengan harga terjangkau. Dengan demikian, budidaya lobster bisa berkembang.
"Jadi, praktik monopoli itu pada jasa pengiriman logistiknya. Dalam penentuan seperti ini harus ada policy yang melibatkan asosiasi terkait, sehingga tata kelolanya bisa kita kontrol dan bisa lebih efisien," imbuhnya.
(uka)
Lihat Juga :