Tak Sekadar Melindungi, Allianz Memberi Ketenangan Pikiran
Minggu, 10 Mei 2020 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
Wahyuni Murtiani memaparkan, mengusung tagline “To Insure More People and To Give Peace of Mind", menjadi komitmen Allianz Indonesia untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan penetrasi asuransi, serta literasi keuangan dengan memberikan perlindungan kepada lebih banyak masyarakat Indonesia. Tak hanya itu, juga hadir memberikan solusi dan layanan yang membantu nasabah di saat paling diperlukan.
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996.
Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah. Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1.300 karyawan dan lebih dari 30.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya. Saat ini, Allianz menjadi salah satu asuransi terkemuka di Indonesia yang dipercaya untuk melindungi lebih dari 9 juta tertanggung di Indonesia.
Wahyuni Murtiani memaparkan, risiko bisa datang kapan saja di mana saja. Risiko ini bisa terjadi pada diri kita sendiri maupun pada aset-aset yang kita miliki, sehingga seringkali menimbulkan pula dampak finansial atau keuangan.
Untuk itu, masyarakat perlu memiliki asuransi untuk melindungi jiwa, kesehatan dan asset-aset yang dimiliki.
“Saat sakit, asuransi kesehatan akan menanggung biaya pengobatannya. Untuk asuransi jiwa, keluarga yang ditinggalkan akan menerima uang pertanggungan sebagai salah satu jalan untuk melanjutkan hidup. Terakhir, adalah Asuransi umum yang melindungi aset seperti rumah atau mobil dari berbagai risiko,” pungkasnya.
Penting Berasuransi untuk Masa Depan
![Tak Sekadar Melindungi, Allianz Memberi Ketenangan Pikiran]()
Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sulsel, Andy Anwar menjelaskan, sangat penting karena dengan berasuransi berarti mengalihkan resiko bencana keuangan ke Perusahaan Asuransi.
Semisal, kalau orang sakit tanpa asuransi, maka harus bayar sendiri dengan mengambil uang ditabungan jika ada dan lainnya.
Makanya, terus dilakukan sosialisasi bahwa betapa pentingnya memiliki Polis Asuransi sesuai kebutuhan, juga berperan dalam menyalurkan tenaga kerja dengan menjadi Agen Asuransi yang profesional.
“Memiliki asuransi itu penting, karena nasabah akan terproteksi dari tiga resiko kehidupan, seperti meninggal terlalu cepat, maka keluarga tercinta yg ditinggal butuh dana darurat utk melanjutkan kehidupan,” terangnya.
Lalu, hidup Terlalu Lama, contoh hidup sampai usia tua diatas 70 tahun maka butuh dana pensiun yang harus disiapkan sejak awal.
Kemudian, jika cacat tetap total atau sakit kritis, maka butuh dana darurat untuk membiaya hidup mereka karena tidak bisa bekerja lagi. Termasuk butuh uang yang banyak untuk biaya-biaya Rumah sakit, sudah banyak orang yg hidupnya menderita karena uang tabungan dan harta habis utk bayar biaya Rumah Sakit
“Masyarakat semakin banyak yang sadar akan pentingnya Asuransi, Pemerintah dalam hal ini OJK sdh memfasilitasi hal ini juga, dengan adanya BPJS juga semakin membuat orang sadar akan resiko jika sakit tdk punya Asuransi,”ujarnya.
Andy Anwar mengungkapkan, pertumbuhan asuransi jiwa dari tahun ke tahun meningkat, seiring meningkatnya pendapatan seseorang karena setiap manusia mau safety.
Asuransi paling diminati, yakni asuransi kesehatan plus sakit kritis, whole life (Asuransi Jiwa Seumur Hidup).
Pemerintah dalam hal ini OJK, AAJI dan seluruh Perusahaan Asuransi Jiwa Sangat Penting untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke Masyarakat
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Pada tahun 1989, Allianz mendirikan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia, perusahaan asuransi umum. Kemudian, Allianz memasuki bisnis asuransi jiwa, kesehatan dan dana pensiun dengan mendirikan PT Asuransi Allianz Life Indonesia di tahun 1996.
Di tahun 2006, Allianz Utama dan Allianz Life memulai bisnis asuransi syariah. Kini Allianz Indonesia didukung oleh lebih dari 1.300 karyawan dan lebih dari 30.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya. Saat ini, Allianz menjadi salah satu asuransi terkemuka di Indonesia yang dipercaya untuk melindungi lebih dari 9 juta tertanggung di Indonesia.
Wahyuni Murtiani memaparkan, risiko bisa datang kapan saja di mana saja. Risiko ini bisa terjadi pada diri kita sendiri maupun pada aset-aset yang kita miliki, sehingga seringkali menimbulkan pula dampak finansial atau keuangan.
Untuk itu, masyarakat perlu memiliki asuransi untuk melindungi jiwa, kesehatan dan asset-aset yang dimiliki.
“Saat sakit, asuransi kesehatan akan menanggung biaya pengobatannya. Untuk asuransi jiwa, keluarga yang ditinggalkan akan menerima uang pertanggungan sebagai salah satu jalan untuk melanjutkan hidup. Terakhir, adalah Asuransi umum yang melindungi aset seperti rumah atau mobil dari berbagai risiko,” pungkasnya.
Penting Berasuransi untuk Masa Depan

Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Sulsel, Andy Anwar menjelaskan, sangat penting karena dengan berasuransi berarti mengalihkan resiko bencana keuangan ke Perusahaan Asuransi.
Semisal, kalau orang sakit tanpa asuransi, maka harus bayar sendiri dengan mengambil uang ditabungan jika ada dan lainnya.
Makanya, terus dilakukan sosialisasi bahwa betapa pentingnya memiliki Polis Asuransi sesuai kebutuhan, juga berperan dalam menyalurkan tenaga kerja dengan menjadi Agen Asuransi yang profesional.
“Memiliki asuransi itu penting, karena nasabah akan terproteksi dari tiga resiko kehidupan, seperti meninggal terlalu cepat, maka keluarga tercinta yg ditinggal butuh dana darurat utk melanjutkan kehidupan,” terangnya.
Lalu, hidup Terlalu Lama, contoh hidup sampai usia tua diatas 70 tahun maka butuh dana pensiun yang harus disiapkan sejak awal.
Kemudian, jika cacat tetap total atau sakit kritis, maka butuh dana darurat untuk membiaya hidup mereka karena tidak bisa bekerja lagi. Termasuk butuh uang yang banyak untuk biaya-biaya Rumah sakit, sudah banyak orang yg hidupnya menderita karena uang tabungan dan harta habis utk bayar biaya Rumah Sakit
“Masyarakat semakin banyak yang sadar akan pentingnya Asuransi, Pemerintah dalam hal ini OJK sdh memfasilitasi hal ini juga, dengan adanya BPJS juga semakin membuat orang sadar akan resiko jika sakit tdk punya Asuransi,”ujarnya.
Andy Anwar mengungkapkan, pertumbuhan asuransi jiwa dari tahun ke tahun meningkat, seiring meningkatnya pendapatan seseorang karena setiap manusia mau safety.
Asuransi paling diminati, yakni asuransi kesehatan plus sakit kritis, whole life (Asuransi Jiwa Seumur Hidup).
Pemerintah dalam hal ini OJK, AAJI dan seluruh Perusahaan Asuransi Jiwa Sangat Penting untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi ke Masyarakat
(luq)
Lihat Juga :