Bantu Hadapi Lonjakan Biaya, Allianz Hadirkan Proteksi Kesehatan Terbaru

Sabtu, 18 April 2026 - 22:32 WIB
loading...
Bantu Hadapi Lonjakan...
Allianz menyadari kenaikan biaya medis menjadi perhatian makin besar bagi masyarakat, termasuk risiko meningkatnya premi yang dapat mendorong nasabah untuk menghentikan perlindungan asuransi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Risiko finansial akibat kesehatan masih menjadi tantangan besar dalam perencanaan keuangan keluarga. Apalagi setiap tahun biaya kesehatan selalu mengalami kenaikan sehingga dapat mengganggu perencanaan keuangan yang telah disusun.

Menurut data terbaru di Health Trends 2026 report dari Mercer Marsh Benefits (MMB), biaya medis diperkirakan akan meningkat sebesar 12,5% di Asia dan 17,8% di Indonesia, jauh lebih tinggi dari perkiraan inflasi umum sebesar 2,5%. Salah satu pendorong kenaikan ini adalah inflasi medis yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan MMB, inflasi medis di Indonesia pada tahun 2024 mencapai 15,9% dan pada 2025 telah meningkat hingga 17,9%. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya tekanan biaya pada sistem kesehatan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Sawit Penyelamat Ekonomi di Tengah Ketidakpastian Global

Allianz menyadari bahwa kenaikan biaya medis telah menjadi perhatian yang semakin besar bagi masyarakat, termasuk risiko meningkatnya premi yang dapat mendorong nasabah untuk menghentikan perlindungan asuransi yang dimiliki.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) dan PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia (Allianz Syariah) meluncurkan produk asuransi kesehatan terbaru, Allianz Preferred Medical dan AlliSya Preferred Medical (APM), sebuah solusi perlindungan kesehatan yang dirancang untuk memberikan proteksi esensial dan membantu masyarakat menghadapi lonjakan biaya medis.

“Di tengah banyaknya ketidakpastian dalam kehidupan sehari-hari, Allianz ingin menghadirkan satu hal yang dapat diandalkan oleh nasabah, yaitu perlindungan kesehatan dengan peningkatan premi yang lebih stabil dan terukur,” ujar Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz.

“Melalui APM, tujuan kami adalah membantu nasabah mempertahankan perlindungan kesehatannya secara berkelanjutan sepanjang hidup. Dengan mengelola kenaikan biaya secara cermat sejak saat ini, perlindungan dapat tetap terjangkau dan berkelanjutan hingga masa mendatang, ketika layanan kesehatan paling dibutuhkan," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Inflasi Medis Picu Kenaikan...
Inflasi Medis Picu Kenaikan Biaya Kesehatan, Allianz Ingatkan Pentingnya Proteksi Jangka Panjang
Hadirkan Perlindungan...
Hadirkan Perlindungan Jiwa yang Fleksibel lewat My Prime Term Protection-Plan Series
Rebranding, Asuransi...
Rebranding, Asuransi Inhealth Pastikan Layanan Tetap Optimal di Mitra Provider
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
FIFGROUP Pamer Gedung...
FIFGROUP Pamer Gedung Mewah dan Atap Listrik Matahari!
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Hadapi Lonjakan Pasien...
Hadapi Lonjakan Pasien Covid-19, Petakan Kesiapan Rumah Sakit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved