Proyek Infrastruktur Dorong Pemulihan Ekonomi

Selasa, 17 November 2020 - 06:30 WIB
loading...
Proyek Infrastruktur...
Pekerja menyelesaikan perbaikan ruas jalan tol Jagorawi yang rusak di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto/Koran SINDO/Yulianto
A A A
JAKARTA - Pemerintah kembali menggeber proyek infrastruktur yang akan digarap mulai tahun depan. Dalam kurun sembilan bulan terakhir, banyak proyek infrastuktur yang terhambat akibat hantaman pandemi Covid-19. Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor penting mengembalikan tren positif pertumbuhan ekonomi.

Proyek Infrastruktur Dorong Pemulihan Ekonomi


"Dalam sembilan bulan ini semua negara di dunia, termasuk Indonesia, merasakan dampak pandemi COVID-19 yang salah satunya adalah pelemahan sektor-sektor produktif dan kontraksi ekonomi nasional," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, kemarin. Dia menambahkan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah merupakan salah satu faktor penting dalam mengembalikan tren positif pertumbuhan ekonomi. (Baca: Nasihat yang Paling Baik adalah Kematian)

Meskipun pandemi melanda sejak Maret 2020 silam, namun kondisi Indonesia diklaim relatif lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lainnya yang mengalami penurunan ekonomi lebih besar. Pemerintah pun telah melakukan beragam upaya agar pemulihan ekonomi nasional bisa segera tercapai. Salah satunya dengan peningkatan daya beli masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. "Multiplier effect pembangunan infrastruktur akan mengakselerasi pertumbuhan sektor-sektor lainnya sehingga menjadi daya ungkit percepatan pemulihan ekonomi nasional," kata Basuki.

Untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, pemerintahan Presiden Joko Widodo juga mengembangkan 10 kawasan metropolitan. Pengembangan kawasan metropolitan itu, diharapkan memicu pengembangan kawasan lainnya seperti Kawasan Industri, Kawasan Ekonomi Khusus, dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Saat ini, pengembangan KSPN difokuskan untuk Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Manado-Likupang. (Baca juga: Tips Mudah Mengelola Hipertensi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
Rekomendasi
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Berita Terkini
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
AREA Indonesia Siap...
AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved