Dukung Pengembangan UMKM, Bank Kalsel Gelontorkan Kredit Rp50 Miliar
Rabu, 18 November 2020 - 08:38 WIB
loading...
Pentingnya dukungan dari segala pihak bagi para pelaku UMKM. Foto/ilustrasi
A
A
A
JAKARTA-Bank Kalsel sebagai bank pembangunan daerah di Kalimantan Selatan, berkomitmen mendukung peningkatan perekonomian daerah. Salah satunya dengan menyalurkan kebutuhan permodalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di daerah.
Dalam hal ini Bank Kalsel menggandeng PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital (PNMVC) yang merupakan anak perusahaan dari PNM.
Adapun kredit modal kerja yang dikucurkan adalah sebesar Rp50 miliar. Rencannya dana tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan pembiayaan modal kerja dibidang usaha modal ventura, terkhusus pada pembiayaan usaha produktif kepada Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) anak perusahaan dari PT PNMVC.
(Baca juga: UMKM Lokal Didorong Memanfaatkan Platform Digital Saat Pandemi)
Kepala Divisi Kredit Bank Kalsel, Marthin Jonathan mengatakan betapa pentingnya dukungan dari segala pihak bagi para pelaku UMKM. Selain dinilai memiliki potensi dan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, UMKM disebut pula sebagai tulang punggung ekonomi nasional ditinjau dari kemampuannya untuk bertahan dalam perubahan kondisi yang cepat, seperti halnya yang pernah terjadi pada krisis global tahun 1998.
Dalam hal ini Bank Kalsel menggandeng PT Permodalan Nasional Madani Venture Capital (PNMVC) yang merupakan anak perusahaan dari PNM.
Adapun kredit modal kerja yang dikucurkan adalah sebesar Rp50 miliar. Rencannya dana tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan pembiayaan modal kerja dibidang usaha modal ventura, terkhusus pada pembiayaan usaha produktif kepada Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) anak perusahaan dari PT PNMVC.
(Baca juga: UMKM Lokal Didorong Memanfaatkan Platform Digital Saat Pandemi)
Kepala Divisi Kredit Bank Kalsel, Marthin Jonathan mengatakan betapa pentingnya dukungan dari segala pihak bagi para pelaku UMKM. Selain dinilai memiliki potensi dan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional, UMKM disebut pula sebagai tulang punggung ekonomi nasional ditinjau dari kemampuannya untuk bertahan dalam perubahan kondisi yang cepat, seperti halnya yang pernah terjadi pada krisis global tahun 1998.
Lihat Juga :