Pinky Movement Pertamina Salurkan Rp30 M bagi UMKM per November
Rabu, 18 November 2020 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
Pinky Movement merupakan program pinjaman modal usaha, yakni kepada UMKM outlet LPG untuk mengembangkan bisnis dengan menjual LPG nonsubsidi. Bisa juga UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG nonsubsidi maupun UMKM kuliner yang ingin mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan LPG nonsubsidi. Program Pinky Movement telah menyasar setidaknya 2.000 outlet dan 100 usaha kecil pengguna LPG subsidi.
Menurut Heppy, program ini merupakan bagian dari investasi sosial perusahaan, atau kini dikenal sebagai Creating Shared Value. "Pertamina menawarkan pembiayaan pinjaman murah kepada UKM yang memiliki usaha penjualan LPG atau usaha lainnya di bidang kuliner dan berniat mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan LPG nonsubsidi,” kata dia.
Selain memberikan modal maksimal sebesar Rp200 juta per UMKM mitra binaan, Pertamina juga memberikan pembinaan kepada UMKM binaan. Arya Dwi Paramita, Vice President CSR and SMEPP Pertamina, mengatakan peta jalan (roadmap) pembinaan kepada mitra binaan dimulai dari kondisi tradisional UMKM, Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global.
"Kami juga memiliki delapan program unggulan UMKM naik kelas," kata Arya.
Kedelapan program unggulan tersebut adalah Pertamina UMKM Academy; sertifikasi dan perizinan; display product SME di bandara, lobi hotel, dan rumah BUMN Pertamina; E-learning; publikasi UMKM; penjualan UMKM melalui e-commerce; Katalog Pertamina SME 1000, dan Exhibition/ virtual exhibition
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan dukungan terhadap program kemitraan Pertamina yang menyasar UMKM. Namun dia mengingatkan agar program yang dijalankan tersebut harus diikuti dengan sosialisasi dan pendekatan yang intensif dengan UMKM. “Program bagus tentu kami dukung yang penting implementasinya,” kata Arifin.
Pakar CSR dan Community Development Universitas Padjajaran Risna Resnawaty mengatakan, Pinky Movement bukan sekadar modifikasi dari program kemitraan. Di dalamnya terdapat edukasi dan penyadaran bagi masyarakat mengenai bahan bakar gas bersubsidi supaya penyalurannya tepat sasaran. Program tersebut memiliki tujuan untuk perubahan perilaku agar masyarakat tidak menyalahgunakan subsidi pemerintah.
Menurut Heppy, program ini merupakan bagian dari investasi sosial perusahaan, atau kini dikenal sebagai Creating Shared Value. "Pertamina menawarkan pembiayaan pinjaman murah kepada UKM yang memiliki usaha penjualan LPG atau usaha lainnya di bidang kuliner dan berniat mengembangkan usahanya dengan memanfaatkan LPG nonsubsidi,” kata dia.
Selain memberikan modal maksimal sebesar Rp200 juta per UMKM mitra binaan, Pertamina juga memberikan pembinaan kepada UMKM binaan. Arya Dwi Paramita, Vice President CSR and SMEPP Pertamina, mengatakan peta jalan (roadmap) pembinaan kepada mitra binaan dimulai dari kondisi tradisional UMKM, Go Modern, Go Digital, Go Online, hingga Go Global.
"Kami juga memiliki delapan program unggulan UMKM naik kelas," kata Arya.
Kedelapan program unggulan tersebut adalah Pertamina UMKM Academy; sertifikasi dan perizinan; display product SME di bandara, lobi hotel, dan rumah BUMN Pertamina; E-learning; publikasi UMKM; penjualan UMKM melalui e-commerce; Katalog Pertamina SME 1000, dan Exhibition/ virtual exhibition
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memberikan dukungan terhadap program kemitraan Pertamina yang menyasar UMKM. Namun dia mengingatkan agar program yang dijalankan tersebut harus diikuti dengan sosialisasi dan pendekatan yang intensif dengan UMKM. “Program bagus tentu kami dukung yang penting implementasinya,” kata Arifin.
Pakar CSR dan Community Development Universitas Padjajaran Risna Resnawaty mengatakan, Pinky Movement bukan sekadar modifikasi dari program kemitraan. Di dalamnya terdapat edukasi dan penyadaran bagi masyarakat mengenai bahan bakar gas bersubsidi supaya penyalurannya tepat sasaran. Program tersebut memiliki tujuan untuk perubahan perilaku agar masyarakat tidak menyalahgunakan subsidi pemerintah.
Lihat Juga :