Pinky Movement Pertamina Salurkan Rp30 M bagi UMKM per November
Rabu, 18 November 2020 - 14:48 WIB
loading...
Pertamina melalui program Pinky Movement menyiapkan bantuan pembiayaan untuk UMKM mitra binaannya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) hingga pertengahan November 2020 telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp30 miliar pada program Pinky Movement untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mitra binaan. Program yang akan berlangsung hingga 2023 itu bertujuan melahirkan UMKM yang berdaya saing tinggi, tangguh, dan mandiri.
Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari mengatakan, Pertamina sebagai BUMN memiliki program kemitraan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan dampak berganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada masa pandemi Covid-19, saat usaha UMKM mengalami kemunduran, Pertamina melakukan berbagai upaya agar UMKM binaan dapat survive selama masa pandemi untuk dapat menghasilkan UMKM binaan Pertamina yang berdaya saing tinggi, tangguh dan mandiri,” kata Heppy di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
(Baca Juga: Pertamina Bantu Rp1,3 Miliar Modal Usaha untuk UMKM di Luwu)
Dalam kondisi pandemi Covid-19, ada mitra binaan yang terkena imbas bagi usahanya. Namun, tidak sedikit pula UMKM mitra binaan Pertamina yang justru mendapat untung berlipat ganda di kala pandemi. Banyak UMKM yang akhirnya adaptif dengan kondisi pandemi, beberapa di antaranya memiliki usaha yang bergerak di pembuatan minuman herbal instan maupun industri kerajinan atau kain konveksi yang beralih untuk memproduksi masker, hand sanitizer, APD, dan minuman herbal.
"Bagi UMKM yang adaptif ini, penjualan produknya meningkat seiring kenaikan permintaan selama pandemi. Banyak orang mencari minuman herbal untuk meningkatkan imun tubuh serta masker kain maupun APD mencegah virus Covid-19," ungkap Heppy.
Pjs Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari mengatakan, Pertamina sebagai BUMN memiliki program kemitraan yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan dampak berganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada masa pandemi Covid-19, saat usaha UMKM mengalami kemunduran, Pertamina melakukan berbagai upaya agar UMKM binaan dapat survive selama masa pandemi untuk dapat menghasilkan UMKM binaan Pertamina yang berdaya saing tinggi, tangguh dan mandiri,” kata Heppy di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
(Baca Juga: Pertamina Bantu Rp1,3 Miliar Modal Usaha untuk UMKM di Luwu)
Dalam kondisi pandemi Covid-19, ada mitra binaan yang terkena imbas bagi usahanya. Namun, tidak sedikit pula UMKM mitra binaan Pertamina yang justru mendapat untung berlipat ganda di kala pandemi. Banyak UMKM yang akhirnya adaptif dengan kondisi pandemi, beberapa di antaranya memiliki usaha yang bergerak di pembuatan minuman herbal instan maupun industri kerajinan atau kain konveksi yang beralih untuk memproduksi masker, hand sanitizer, APD, dan minuman herbal.
"Bagi UMKM yang adaptif ini, penjualan produknya meningkat seiring kenaikan permintaan selama pandemi. Banyak orang mencari minuman herbal untuk meningkatkan imun tubuh serta masker kain maupun APD mencegah virus Covid-19," ungkap Heppy.
Lihat Juga :