Pengunjung Alfamidi Menyusut Saat Pandemi, Laba Minus 2,82%
Rabu, 18 November 2020 - 21:44 WIB
loading...
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) pengelola toko ritel Alfamidi tidak terkecuali juga terdampak pandemi Covid-19. Sayangnya, kenaikan pendapatan berbanding terbalik dengan laba yang minus 2,82%. Foto/Hasan
A
A
A
TANGERANG - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) , perusahaan pengelola toko ritel Alfamidi tidak terkecuali juga terdampak pandemi Covid-19. Dunia usaha menghadapi tahun terberat akibat pembatasan aktivitas di tengah wabah corona, yang juga menekan laba Alfamidi hingga minus 2,82%
Namun pada kuartal III, pendapatan Alfamidi tumbuh sebesar 9,59% menjadi sebesar Rp9,51 Triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2019 lalu yakni Rp8,68 Triliun. Coorporate Secretary PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po menerangkan, meski naik, jumlah pengunjung dan pembeli yang masuk ke toko Alfamidi menurun cukup signifikan.
"Sayangnya, kenaikan pendapatan tersebut berbanding terbalik dengan laba perseroan yang minus sebesar 2,82% dari periode yang sama tahun 2019," kata Suantopo di Alfa Tower, Alam Sutera, Rabu (18/11/2020).
(Baca Juga: Kampanye Ayo Makan Buah, Alfamidi Banjir Promo Buah Segar )
Pada akhir kuartal 3 tahun 2020, perseroan mencatat pembukuan laba sebesar Rp137,47 Miliar. Sementara pada periode yang sama di tahun 2019, laba perseroan Rp141,46 Miliar.
Namun pada kuartal III, pendapatan Alfamidi tumbuh sebesar 9,59% menjadi sebesar Rp9,51 Triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2019 lalu yakni Rp8,68 Triliun. Coorporate Secretary PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po menerangkan, meski naik, jumlah pengunjung dan pembeli yang masuk ke toko Alfamidi menurun cukup signifikan.
"Sayangnya, kenaikan pendapatan tersebut berbanding terbalik dengan laba perseroan yang minus sebesar 2,82% dari periode yang sama tahun 2019," kata Suantopo di Alfa Tower, Alam Sutera, Rabu (18/11/2020).
(Baca Juga: Kampanye Ayo Makan Buah, Alfamidi Banjir Promo Buah Segar )
Pada akhir kuartal 3 tahun 2020, perseroan mencatat pembukuan laba sebesar Rp137,47 Miliar. Sementara pada periode yang sama di tahun 2019, laba perseroan Rp141,46 Miliar.
Lihat Juga :