Sri Mulyani: Jika Tak Selesaikan Gender Gap, Ekonomi Dunia Akan Berkurang USD12 Triliun Per Tahun
Rabu, 18 November 2020 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
Maka dari itu, lanjut dia, kunci dari women empowerment adalah pendidikan. Partisipasi kelompok perempuan dalam pendidikan saja tidak cukup, karena belum tentu mereka mengejar jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Dari survei terbukti bahwa wanita terdidik lebih sehat, dan bisa mendidik anak-anaknya dengan lebih baik. Dan untuk kesetaraan gender, penting sekali untuk ditanamkan pemahamannya sejak dini," ucapnya.
Sri merasa bahwa Indonesia juga perlu banyak berinvestasi di bidang pendidikan, menanamkan value empowerment sejak usia kecil. "Jangan dihalangi perempuan bisa main mobil, laki-laki bisa masak-masakan. Jangan dikaveling, berikan mereka pilihan sehingga mereka gender neutral. Sehingga saat mereka tumbuh, mereka memandang sesama maupun orang lain yang berbeda gender dengan equal opportunity dan capability," tandasnya. ( Baca juga:Iran: Biden Bisa Cabut Sanksi dengan Tiga Perintah Eksekutif )
Sebagai Menkeu, Sri mengatakan bahwa dirinya juga mempromosikan kesetaraan gender di lingkup pemerintah. "Kami memprioritaskan itu untuk kebijakan, budget atau alat fiskal penting. Kemenkeu mengenalkan gender responsive budgeting untuk track budgetnya, apakah menyediakan support untuk kesetaraan gender atau tidak. Ini bentuk akuntabilitas instrumen kami," pungkasnya.
"Dari survei terbukti bahwa wanita terdidik lebih sehat, dan bisa mendidik anak-anaknya dengan lebih baik. Dan untuk kesetaraan gender, penting sekali untuk ditanamkan pemahamannya sejak dini," ucapnya.
Sri merasa bahwa Indonesia juga perlu banyak berinvestasi di bidang pendidikan, menanamkan value empowerment sejak usia kecil. "Jangan dihalangi perempuan bisa main mobil, laki-laki bisa masak-masakan. Jangan dikaveling, berikan mereka pilihan sehingga mereka gender neutral. Sehingga saat mereka tumbuh, mereka memandang sesama maupun orang lain yang berbeda gender dengan equal opportunity dan capability," tandasnya. ( Baca juga:Iran: Biden Bisa Cabut Sanksi dengan Tiga Perintah Eksekutif )
Sebagai Menkeu, Sri mengatakan bahwa dirinya juga mempromosikan kesetaraan gender di lingkup pemerintah. "Kami memprioritaskan itu untuk kebijakan, budget atau alat fiskal penting. Kemenkeu mengenalkan gender responsive budgeting untuk track budgetnya, apakah menyediakan support untuk kesetaraan gender atau tidak. Ini bentuk akuntabilitas instrumen kami," pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :