Mifa, yang Berlayar Sambil Membuat Perahu

Jum'at, 20 November 2020 - 00:05 WIB
loading...
A A A
Untuk peningkatan kesehatan, Mifa, berhasil berkontribusi untuk menurunkan angka mortalitas Ibu dan Anak. Mifa, yang memiliki klinik serta dokter tersendiri berkolaborasi dengan dinas kesehatan setempat untuk melakukan pemeriksaan rutin, bagi ibu hamil dan anak-anak."Untuk meningkatkan kesadaran pentingnya hidup sehat, Mifa juga menginisiasi berdirinya kampung sehat dan kampung siaga," ungkapnya.

Selain tanggung jawab sosial, alasan Kesehatan menjadi perhatian besar Mifa adalah sebagian besar SDM Mifa dialokasikan untuk masyarakat setempat. Sebelum dipekerjakan, mereka harus lolos tes medical cek up. Untuk itu, ungkap Azizon, agar lolos tes, mereka, benar-benar harus dijaga kesehatannya. "Dan Mifa, terpanggil untuk menjaga kesehatan mereka," tegasnya.

Lebih-lebih di masa pandemi Covid-19 ini, Mifa memastikan wilayah yang berada di daerah operasional dan sekitar daerah operasional yang berjumlah 18 Kampung tidak tertular Covid-19. Bahkan untuk menjaga pencegahan penularan Covid-19 ini, perusahaan mengeluarkan dana hingga Rp5 miliar.

"Kami melakukan edukasi tentang protokol kesehatan pada karyawan dan keluarga karyawan, menyediakan termogent, menyiapkan rapid, hand sanitizer hingga masker,"ungkapnya.

Bahkan jika ada salah satu keluarga yang terkena Covid-19, Mifa turun tangan untuk menyediakan berbagai kebutuhan logistik saat diisolasi mandiri. "Meski keluarga tersebut bukan salah satu karyawan, Kami tetap turun tangan. Kita memastikan, mereka dapat menjalani isolasi dengan baik, sehingga tidak menyebar ke keluarga lainnya," paparnya.

Dalam penjagaan lingkungan, ungkap Azizon, PT Mifa Bersaudara merupakan perusahaan pertambangan yang sangat komitmen dalam mengelola lingkungan. Hal ini terbukti dengan hasil pencapaian reklamasi dan revegetasi yang telah dilakukan sejak tahun 2016 hingga Oktober 2020 seluas 99,4 Ha. Untuk mencapai keberhasilan itu, PT Mifa terlebih dahulu melakukan kegiatan pembibitan dan persemaian di Taman Nursery.

“Tanaman yang sudah cukup kuat dan siap ditanami akan dipindahkan dari tempat persemaian ke area reklamasi dan revegetasi. Jenis tanamannya pun beragam seperti tanaman pioneer, perkebunan, buah-buahan, hingga tanaman local yang sudah langka seperti tanaman seumantok Aceh," Paparnya.

Dengan usaha, komitmen yang tegas serta dengan Strategi CSR-nya, menurut study yang diselenggarakan Universitas Syahkuala Aceh, dampak program CSR sangat positif bagi masyarakat. "Kami tentunya terus tingkatkan, dengan harapan kegiatan CSR ini dapat mendukung terus kelancaran kegiatan operasional perusahaan dan berdampak positif untuk masyarakat secara berkelanjutan seperti saat ini, " tutupnya. (Atik Untari)
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
10 Pemain Terkaya Piala...
10 Pemain Terkaya Piala Dunia 2026: Ronaldo Nomor 1
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved