Janji China, Siap Pangkas Tarif dan Genjot Impor Barang dan Jasa

Kamis, 19 November 2020 - 14:20 WIB
loading...
Janji China, Siap Pangkas...
China menegaskan untuk terus meningkatkan impor barang dan jasa berkualitas sekaligus meningkatkan kerja sama dagang dengan negara lain. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - China akan terus memangkas tarifnya dan memperluas impor barang dan jasa berkualitas tinggi. Presiden China Xi Jinping juga berjanji untuk mendorong reformasi dan mempromosikan model pertumbuhan yang digerakkan oleh inovasi.

"Kami selanjutnya akan mengurangi tarif dan biaya kelembagaan, dan memperluas impor produk dan layanan berkualitas tinggi dari semua negara," kata Xi dalam pidato yang disampaikan melalui video pada Dialog CEO APEC, menjelang pertemuan puncak virtual para pemimpin tentang masa depan kerja sama internasional, seperti dilansir Reuters, Kamis (19/11/2020).

(Baca Juga: Kebangkitan Ekonomi China dan Jepang Akan Menolong Negara Lain)

China, lanjut dia, akan mengejar pertumbuhan berkualitas lebih tinggi melalui model pembangunan "sirkulasi ganda", yang didorong oleh inovasi teknologi. Xi juga menyerukan koordinasi kebijakan yang lebih kuat di antara komunitas internasional dan mengatakan bahwa globalisasi "tidak dapat diubah" dan bahwa China tidak akan terlibat dalam "pemisahan".

"Pola perkembangan baru kami bukanlah sirkulasi tunggal domestik tertutup, tetapi sirkulasi ganda domestik dan internasional yang terbuka dan saling mempromosikan," kata Xi.

Strategi "sirkulasi ganda" membayangkan bahwa fase pembangunan China selanjutnya akan bergantung terutama pada "sirkulasi domestik" atau siklus internal produksi, distribusi dan konsumsi, yang didukung oleh inovasi teknologi dalam negeri.

(Baca Juga: Blok Perdagangan Terbesar di Dunia Terbentuk, Apakah Kepanjangan Tangan China?)

Xi juga mengatakan China akan menandatangani pakta perdagangan bebas dengan lebih banyak negara dan akan mempromosikan inisiatif Sabuk dan Jalan berkualitas tinggi.

Pada pertemuan penting bulan lalu, Xi dan para pemimpin lainnya menyusun cetak biru untuk rencana lima tahun China dan tujuan utama untuk 15 tahun ke depan. Itu termasuk tujuan untuk mengubah China menjadi negara "berpenghasilan tinggi" pada tahun 2025 dan maju menjadi negara "cukup berkembang" pada tahun 2035.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Rekomendasi
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Berita Terkini
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved