Penurunan Suku Bunga Diharap Bisa Pacu Investasi di Sektor Riil

Kamis, 19 November 2020 - 18:18 WIB
loading...
Penurunan Suku Bunga...
Sejumlah pekerja tengah beraktivitas di salah satu proyek konstruksi di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (10/6/2020). Foto:SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada tanggal 18 sampai 19 November memutuskan untuk tetap menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada 25 basis poin menjadi 3,75%%. Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,00% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,5%.

Ekonom Indef Bhima Yudistira mengatakan penurunan bunga acuan diharapkan dapat membuat laju bunga simpanan lebih rendah, sehingga berdampak pada berpindahnya dana deposan di perbankan ke investasi secara riil.

"Intermediasi perbankan diperkirakan akan membaik khususnya terkait kinerja pertumbuhan kredit," kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

(Baca Juga : Jaga Stabilitas Rupiah, BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 3,75%)

Lalu, biaya pinjaman lebih rendah artinya pelaku usaha bisa memanfaatkan kredit perbankan untuk meningkatkan ekspansi usaha pada tahun 2021. Bunga acuan yang menurun merupakan insentif bagi sektor riil.

"Dalam RDG BI kedepan peluang penurunan bunga acuan masih terbuka 25 bps lagi sehingga BI 7DDR diperkirakan menjadi 3,5%," katanya

Disisi lain, ekonom dari CORE Piter Abdullah menilai BI ternyata memanfaatkan ruang untuk menurunkan suku bunga lebih awal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Berita Terkini
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved