Apindo Optimistis Ekonomi Rebound Lebih Cepat

Kamis, 19 November 2020 - 19:59 WIB
loading...
Apindo Optimistis Ekonomi...
Ilustrasi resesi ekonomi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani melihat ada kemungkinan pemulihan ekonomi akan lebih cepat didorong optimisme masyarakat yang tinggi. Banyak optimisme muncul mengenai pandemi Covid-19 berakhir di akhir tahun 2020, sekaligus mengindikasikan bahwa kondisi keuangan akan kembali normal pada akhir tahun 2021.

"Kami melihat ini bekal yang paling utama bahwa masyarakat punya optimisme yang tinggi. Jadi masyarakat lebih agresif untuk bisa melakukan aktivitas," ujarnya pada webinar "Ekspektasi Dunia Usaha dan Perbankan terhadap Industri Asuransi", Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Pandemi Belum Berakhir, Sektor Digital Akan Terus Tumbuh Tahun Depan

Hariyadi melanjutkan, pertumbuhan digital payment di masa pasca-pandemi juga akan terus mengalami peningkatan. Di tahun 2021, adopsi konsumen terhadap digital payment akan mengalami fase kritikal di mana cara bertransaksi baru ini akan menjadi mainstream di area urban. "Ini juga akan mendorong pemulihan ekonomi kita. Di masa next normal nanti juga semakin banyak konsumen dan berbagai pihak yang memiliki asuransi jiwa dan kesehatan menjadi hal yang dianggap penting," ungkapnya.

Baca Juga: Update Corona: Positif 478.720 Orang, 402.347 Sembuh dan 15.503 Meninggal

Dia menuturkan, untuk mencapai ekonomi yang kuat pasca krisis Covid-19 maka perlu membangun jalan ekonomi baru melalui sektor-sektor potensial. Beberapa sektor potensial diantaranya mendorong peningkatan daya saing melalui digital, inovasi, dan kewirausahaan.

Selain itu, memanfaatkan peluang ekonomi baru terutama di sektor-sektor potensial di bidang asuransi yang tumbuh melesat pasca recovery ekonomi nantinya. "Kemudian membangun dan memperkuat kapabilitas ekonomi seperti meningkat SDM dan membangun ketahanan ke dalam struktur ekonomi baik sektor riil maupun keuangan," jelasnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
BUMN Berkontribusi Dongkrak...
BUMN Berkontribusi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved