Likuiditas Pasar Global Melimpah, Akankah Mengalir ke Indonesia?

Selasa, 24 November 2020 - 13:51 WIB
loading...
Likuiditas Pasar Global...
Berlebihnya likuiditas di pasar global seharusnya dapat diarahkan untuk mengalir ke dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Likuiditas di pasar global saat ini dinilai begitu melimpah. Hal itu disebabkan adanya kebijakan baik fiskal maupun moneter dari negara maju seperti Amerika Serikat dan Eropa, yang sama-sama menyuntik dana ke pasar keuangan .

(Baca Juga: Ekonomi Global Tahun Depan Masih Diselimuti Awan Gelap)

"Jadi likuiditasnya cukup melimpah. Indonesia seharusnya bisa mendapatkan aliran dana asing ini," kata Analis Fixed Income PT Pefindo Ahmad Nasrudin dalam Market Review IDX Channel, Selasa (24/11/2020).

Dia menjelaskan, Indonesia mempunyai kesempatan besar menerima aliran dana ini karena dari segi pemulihan ekonomi sedang tumbuh. Meskipun masuk dalam zona resesi, tapi secara kuartalan pertumbuhan ekonomi negara ini meningkat. "Pertumbuhan ekonomi menjadi suatu sinyal yang positif," terangnya.

Ia menambahkan, jika dilihat dari trennya, perkembangan dana asing yang masuk ke Indonesia sudah mulai tumbuh. Namun, kebanyakan investor asing masih wait and see terhadap kebijakan pemulihan ekonomi yang akan dikeluarkan oleh pemerintah.

(Baca Juga: Genjot Ekonomi, BI Gerujuk Likuiditas Rp680,98 Triliun)

"Kalau kita lihat perkembangannya asing perlahan sudah masuk tapi masih menunggu kebijakan pemerintah dalam pemulihan ekonomi," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
HUT ke-14, JustMarkets...
HUT ke-14, JustMarkets Bagi-bagi Emas Batangan dan Total Hadiah USD50.000+
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
BUMN Ekspor Berpotensi...
BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
Kabar Damai Selat Hormuz...
Kabar Damai Selat Hormuz Picu Aksi Buang Dolar di Pasar Asia
Jaga Kepercayaan Publik,...
Jaga Kepercayaan Publik, YLBHI Diminta Terbuka Terhadap Pengawasan Publik
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Aksi FPMI Menuntut YLBHI...
Aksi FPMI Menuntut YLBHI Transparan soal Sumber Pendanaan yang Diperoleh
Rekomendasi
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved