Mengharukan, 12 Ribu Karyawan yang akan di PHK Membuat Video untuk Maskapai Penerbangan Ini
Senin, 11 Mei 2020 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Cruz pun mengingatkan apa yang terjadi di British Airways, juga terjadi di maskapai penerbangan lainnya di dunia. Dalam waktu dekat ini, menurut Cruz, akan mendengar ada perusahaan maskapai penerbangan yang akan gulung tikar.
Apa yang disampaikan oleh Cruz, sesuai dengan yang telah diprediksikan oleh CAPA (Centre for Asia-Pacific Aviation) lembaga konsultasi dan analisis penerbangan yang berbasis di Sydney Australia. Pada 29 April lalu CAPA telah mempublikaskan hasil kajiannya terhadap outlook industri penerbangan dunia.
Menurut kajian itu penumpang pada perusahan maskapai penerbangan di Eropa sudah anjlok sebesar 87%. Sebagai perbandingan penumpang pesawat di kawasan Amerika Latin juga turun 82%. Sementara penumpang burung besi di Timur Tengah merosot 75%, Afrika 75%, Amerika Utara berkurang 71%. Lalu untuk kawasan Asia Pasifik anjlok 60%.
Tak mengherankan jika CAPA pun memprediksikan dalam dua bulan ke depan dari 800 maskapai penerbangan di dunia lebih dari 50% akan gulung tikar, akibat dihantam pandemi corona. CAPA mengatakan prediksi ini bisa tidak terjadi dengan catatan pemerintah setempat mau memberikan bantuan kepada perusahaan penerbangan.
Sinergi Antar Instansi
Asosiasi Transportasi Udara Internasional, IATA, menyebutkan industri penerbangan global membutuhkan bantuan dari pemerintah. Bantuan dimaksud adalah skema bailout total antara USD150 miliar dan USD200 miliar untuk bertahan dari krisis akibat virus Corona.
Dikabarkan, Virgin Australia bakal jadi maskapai penerbangan pertama di Asia yang akan menyatakan bangkrut. Ini terjadi setelah permohonan bantuan kepada pemerintah Australia ditolak.
Di Amerika Serikat sendiri ancaman kebangkrutan industri penerbangan telah membuat Pemerintah Donald Trump khawatirkan. Pemerintah USA pun kemudian betindak cepat dengan memberikan stimulus bantuan penyelamatan kepada industri penerbangan terutama maskapai penerbangan dan pabrik pesawat terbang.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin menyatakan bahwa maskapai penerbangan merupakan prioritas utama dalam pertimbangan stimulus ekonomi. Amerika Serikat telah memiliki pengalaman pahit saat tragedi 911 melumpuhkan penerbangan sipil komersial yang berdampak langsung terhadap mandeknya putaran roda ekonomi secara nasional.
Apa yang disampaikan oleh Cruz, sesuai dengan yang telah diprediksikan oleh CAPA (Centre for Asia-Pacific Aviation) lembaga konsultasi dan analisis penerbangan yang berbasis di Sydney Australia. Pada 29 April lalu CAPA telah mempublikaskan hasil kajiannya terhadap outlook industri penerbangan dunia.
Menurut kajian itu penumpang pada perusahan maskapai penerbangan di Eropa sudah anjlok sebesar 87%. Sebagai perbandingan penumpang pesawat di kawasan Amerika Latin juga turun 82%. Sementara penumpang burung besi di Timur Tengah merosot 75%, Afrika 75%, Amerika Utara berkurang 71%. Lalu untuk kawasan Asia Pasifik anjlok 60%.
Tak mengherankan jika CAPA pun memprediksikan dalam dua bulan ke depan dari 800 maskapai penerbangan di dunia lebih dari 50% akan gulung tikar, akibat dihantam pandemi corona. CAPA mengatakan prediksi ini bisa tidak terjadi dengan catatan pemerintah setempat mau memberikan bantuan kepada perusahaan penerbangan.
Sinergi Antar Instansi
Asosiasi Transportasi Udara Internasional, IATA, menyebutkan industri penerbangan global membutuhkan bantuan dari pemerintah. Bantuan dimaksud adalah skema bailout total antara USD150 miliar dan USD200 miliar untuk bertahan dari krisis akibat virus Corona.
Dikabarkan, Virgin Australia bakal jadi maskapai penerbangan pertama di Asia yang akan menyatakan bangkrut. Ini terjadi setelah permohonan bantuan kepada pemerintah Australia ditolak.
Di Amerika Serikat sendiri ancaman kebangkrutan industri penerbangan telah membuat Pemerintah Donald Trump khawatirkan. Pemerintah USA pun kemudian betindak cepat dengan memberikan stimulus bantuan penyelamatan kepada industri penerbangan terutama maskapai penerbangan dan pabrik pesawat terbang.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin menyatakan bahwa maskapai penerbangan merupakan prioritas utama dalam pertimbangan stimulus ekonomi. Amerika Serikat telah memiliki pengalaman pahit saat tragedi 911 melumpuhkan penerbangan sipil komersial yang berdampak langsung terhadap mandeknya putaran roda ekonomi secara nasional.
Lihat Juga :