Indonesia Sudah Terapkan Kecerdasan Buatan di Sektor Energi, Apa Saja?

Rabu, 25 November 2020 - 05:35 WIB
loading...
Indonesia Sudah Terapkan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menekankan pentingnya pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam sektor energi.

Hal ini dikemukakan pada the ASEAN Workshop on 4th Industrial Revolution Artificial Intelligence: Implementation In Energy Efficiency, Cyber Security and Agriculture.

"Saat ini, Indonesia menerapkan metode yang lebih cerdas dan efisien dalam bisnis energi, sehingga industri energi nasional siap memasuki pasar global industri 4.0. Antara lain melalui penggunaan dan pengembangan artificial intelligence," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (24/11/2020).

(Baca juga: RI-Denmark Perkuat Kerja Sama Pengembangan Energi Terbarukan )

Menurut dia, sektor energi modern menjadi semakin saling terhubung dengan adanya teknologi digital yang memfasilitasi dan mempercepat transisi energi. Transisi energi yang saat ini berlangsung menyebabkan runtuhnya hambatan, membawa perubahan pasar, dan kemunculan pemain baru.

Salah satu penerapan AI sektor energi yang cukup menonjol adalah teknologi smart grid. "Smart grid mencakup informasi modern dan mutakhir, serta teknologi komunikasi yang akan meningkatkan kualitas jaringan listrik kita menjadi lebih efisien, lebih andal, serta meningkatkan partisipasi konsumen dan integrasi energi terbarukan di sistem kelistrikan," papar Arifin.

Pengembangan smart grid mirip dengan perkembangan Revolusi Industri 4.0 di mana artificial intelligence, otomatisasi, dan internet mengubah praktik industri konvensional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
Tata Kelola RKAB Perlu...
Tata Kelola RKAB Perlu Dibenahi demi Menjaga Pasokan Batu Bara
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Berita Terkini
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved