Industri Properti Adu Kuat di Koridor Timur Jakarta
Rabu, 25 November 2020 - 15:15 WIB
loading...
A
A
A
"Koridor timur Jakarta ini paling memenuhi syarat untuk bangkit lebih dahulu setelah pandemi dibandingkan daerah atau kawasan-kawasan lainnya,” ujar Hari. (Baca juga: Mau Beli Vaksin Covid via Online? Begini Caranya...)
Berdasarkan data REI, koridor timur yang terbentang dari Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga Subang tumbuh sangat cepat. Saat ini sekitar 47% pasokan perumahan di Jabodetabek berlokasi di koridor ini di mana 73% di antaranya merupakan pengembangan perumahan segmen menengah bawah.
Pengembang besar yang memiliki megaproyek di kawasan ini di antaranya PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Jababeka (KIJA), PT Lippo Cikarang (LPKR), juga PT Lippo Karawaci (LPKR) dengan mega proyek kota baru Meikarta. Ada juga Sinar Mas Land yang mengembangkan kawasan Kota Delta Mas dan Grand Wisata dan PT Summarecon Agung (SMRA) yang mengembangkan Summarecon Bekasi dan Summarecon Karawang.
Direktur Jababeka Sutedja S Darmono mengatakan, kawasan yang dikembangkan di koridor timur Jakarta telah bertumbuh menjadi aset properti unggulan yang sangat lengkap, baik pusat bisnis, gaya hidup, destinasi hunian, dan kawasan industri. (Lihat videonya: Gunung Slamet Dilanda Badai dan Hujan Es)
Sementara Senior Advisor Lippo Cikarang Andreas Nawawi mengatakan, saat ini koridor timur Jakarta sedang berada di momentumnya yang dibuktikan dengan investasi besar pemerintah di sektor infrastruktur, selain banyaknya swasta yang masuk berinvestasi di kawasan itu. (Anton C)
Berdasarkan data REI, koridor timur yang terbentang dari Bekasi, Cikarang, Karawang, hingga Subang tumbuh sangat cepat. Saat ini sekitar 47% pasokan perumahan di Jabodetabek berlokasi di koridor ini di mana 73% di antaranya merupakan pengembangan perumahan segmen menengah bawah.
Pengembang besar yang memiliki megaproyek di kawasan ini di antaranya PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Jababeka (KIJA), PT Lippo Cikarang (LPKR), juga PT Lippo Karawaci (LPKR) dengan mega proyek kota baru Meikarta. Ada juga Sinar Mas Land yang mengembangkan kawasan Kota Delta Mas dan Grand Wisata dan PT Summarecon Agung (SMRA) yang mengembangkan Summarecon Bekasi dan Summarecon Karawang.
Direktur Jababeka Sutedja S Darmono mengatakan, kawasan yang dikembangkan di koridor timur Jakarta telah bertumbuh menjadi aset properti unggulan yang sangat lengkap, baik pusat bisnis, gaya hidup, destinasi hunian, dan kawasan industri. (Lihat videonya: Gunung Slamet Dilanda Badai dan Hujan Es)
Sementara Senior Advisor Lippo Cikarang Andreas Nawawi mengatakan, saat ini koridor timur Jakarta sedang berada di momentumnya yang dibuktikan dengan investasi besar pemerintah di sektor infrastruktur, selain banyaknya swasta yang masuk berinvestasi di kawasan itu. (Anton C)
(ysw)
Lihat Juga :