Kemenparekraf Harap ICTM Digelar Berkelanjutan di Berbagai Kota
Kamis, 26 November 2020 - 09:51 WIB
loading...
A
A
A
“Kemarin kopi chat yang kami dengar dari teman-teman buyer, bagi mereka, kegiatan ICTM sesuatu yang baru. Bagi mereka yang biasanya ke mana kita ngobrol tidak ada wadahnya, adanya ICTM bisa mengeksplor pasar kontak baru,” tuturnya. (Baca juga: Bantuan Subsidi Upah Guru Masih Bisa Diambil Sampai Juni 2021)
Begitu pula dari pembeli, ternyata ada banyak produk yang bisa mereka dapatkan untuk mengekspos bisnisnya juga.
Titik yakin ICTM bisa mendorong transaksi lebih banyak sehingga bisa mendongkrak perekonomian mengingat pendekatan ICTM mempertemukan antara para korporasi besar dan pelaku-pelaku usaha.
“Karena ICTM ini punya sesuatu yang berbeda dari be to be, sebelum Covid dari buyer-nya berbagai korporasi dari oil gas, travel, travel hal biasa, ada furnitur, dari mining juga,” ungkapnya.
Namun, pergelaran transaksi lewat ICTM tetap memperhatikan sisi protokol kesehatan Covid-19. “Saat ini yang utama adalah kesehatan. Dibandingkan tadi variabel lain, protokol kesehatan layanan utama, itu skenarionya. Pendorong pendukung untuk kegiatan kita harus disiplin menerapkan protokol CHSE, apakah itu di meeting-nya, di atraksinya, transportasi, bandaranya, semua mengacu ke protokol kesehatan,” tandasnya. (Baca juga: Pesona Jatiluwih Masih Bisa Dinikmati saat Pandemi)
Begitu pula dari pembeli, ternyata ada banyak produk yang bisa mereka dapatkan untuk mengekspos bisnisnya juga.
Titik yakin ICTM bisa mendorong transaksi lebih banyak sehingga bisa mendongkrak perekonomian mengingat pendekatan ICTM mempertemukan antara para korporasi besar dan pelaku-pelaku usaha.
“Karena ICTM ini punya sesuatu yang berbeda dari be to be, sebelum Covid dari buyer-nya berbagai korporasi dari oil gas, travel, travel hal biasa, ada furnitur, dari mining juga,” ungkapnya.
Namun, pergelaran transaksi lewat ICTM tetap memperhatikan sisi protokol kesehatan Covid-19. “Saat ini yang utama adalah kesehatan. Dibandingkan tadi variabel lain, protokol kesehatan layanan utama, itu skenarionya. Pendorong pendukung untuk kegiatan kita harus disiplin menerapkan protokol CHSE, apakah itu di meeting-nya, di atraksinya, transportasi, bandaranya, semua mengacu ke protokol kesehatan,” tandasnya. (Baca juga: Pesona Jatiluwih Masih Bisa Dinikmati saat Pandemi)
Lihat Juga :