Jangan Hanya Fokus ke Konglomerat, Bank Syariah BUMN Harus Jawab Keraguan Masyarakat

Kamis, 26 November 2020 - 09:45 WIB
loading...
Jangan Hanya Fokus ke...
Bank syariah BUMN hasil merger diingatkan jangan hanya fokus ke konglomerat untuk menjawab keraguan masyarakat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Fauziah Rizki Yuniarti mengatakan, bank syariah BUMN hasil merger yang secara teori bisa menawarkan produk yang lebih murah (karena besarnya modal bank pasca merger sehingga besarnya kesempatan mendapat dana murah). Terang dia, harus semakin memperbesar pembiayaannya ke sektor UMKM dengan salah satunya pengembangan Bank Wakaf Mikro (BMW) .

(Baca Juga: Erick Thohir Sungkem Kiai Ma'ruf, Minta Restu Merger Bank Syariah )

Kata dia, pinjaman ke bank memang bukanlah dana yang murah. Saat ini PBI No. 17/12/PBI 2015 mensyaratkan pembiayaan perbankan syariah ke UMKM minimum 20% dari total pembiayaan. Namun sayangnya bank-bank syariah hanya berusaha sebatas memenuhi angka persyaratn tersebut.

"Sebagai contoh, Bank Syariah Mandiri melakukan pembiayaan ke UMKM yang sayangnya semakin menurun sejak 6 tahun terakhir (29,74% (Tahun 2014), 27,86% (Tahun 2015), 25,52% (Tahun 2016), 22,89% (Tahun 2017), 20,46% (Tahun 2018), dan 16,85% (Tahun 2019)," kata Fauziah di Jakarta, Kamis (26/11/2020)

Peningkatan porsi pembiayaan ke UMKM wajib masuk ke Rencana Bisnis Bank Syariah BUMN sehingga tidak sekedar memenuhi persyaratan minimum Bank Indonesia di 20%. "Ini menjawab keraguan masyarakat bahwa Bank Syariah BUMN hanya fokus ke konglomerat," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Siap Naik Kelas! Simak...
Siap Naik Kelas! Simak Formula Marketing Digital Terbaru Khusus UMKM dan Korporasi
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
DANA Indonesia Dorong...
DANA Indonesia Dorong Finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 Tumbuhkan Bisnis Berkelanjutan
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rekomendasi
Jerman Ditahan Paraguay...
Jerman Ditahan Paraguay hingga Extra Time, Laga Berlanjut ke Adu Penalti
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Infografis
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat...
PPN Naik Jadi 12%, Masyarakat Beralih ke Frugal Living
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved