Penjualan Mobil Listrik Ditargetkan Capai 20% di 2025
Jum'at, 27 November 2020 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Riyanto mengatakan, kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) akan lebih diminati konsumen Indonesia sebelum memasuki kendaraan listrik murni.
(Baca Juga: Sudah 65%, Mobil Listrik Keluar dari Pabrik Hyundai di Bekasi 2022)
Berdasarkan uji coba yang dilakukan peneliti UI di kawasan perkotaan, emisi kendaraan PHEV hampir sama seperti mobil listrik murni. "Selama simulasi, BBM-nya terpakai kecil, karena hanya memakai untuk jarak-jarak pendek di dalam kota. Jadi semuanya digerakkan oleh baterai. Plug in hybrid ini mirip dengan full baterai karena kalau di dalam kota kan pembakarnya tidak berfungsi," jelasnya.
(Baca Juga: Sudah 65%, Mobil Listrik Keluar dari Pabrik Hyundai di Bekasi 2022)
Berdasarkan uji coba yang dilakukan peneliti UI di kawasan perkotaan, emisi kendaraan PHEV hampir sama seperti mobil listrik murni. "Selama simulasi, BBM-nya terpakai kecil, karena hanya memakai untuk jarak-jarak pendek di dalam kota. Jadi semuanya digerakkan oleh baterai. Plug in hybrid ini mirip dengan full baterai karena kalau di dalam kota kan pembakarnya tidak berfungsi," jelasnya.
(fai)
Lihat Juga :