Penundaan Proyek Infrastruktur Rp7,83 Triliun Jadi Prioritas di 2021

Senin, 11 Mei 2020 - 21:10 WIB
loading...
Penundaan Proyek Infrastruktur...
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan paket kontraktual infrastruktur sebesar Rp7,83 triliun yang tertunda akibat Covid-19, akan menjadi prioritas di tahun 2021.

"Paket-paket kontraktual infrastruktur yang ditunda tahun ini akan menjadi prioritas di tahun 2021. Jadi bukan dibatalkan melainkan ditunda," terang Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam rapat virtual bersama Komisi V DPR di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Meski jadi program prioritas tahun depan, Basuki menegaskan Kementerian PUPR tetap akan membicarakannya dengan Komisi V DPR untuk menyusun rencana kerja tahun 2021.

Basuki menerangkan terdapat beberapa proyek yang mengalami perubahan paket dari single year contract (SYC) tahun 2020 menjadi paket tahun jamak multiyears contract (MYC), termasuk paket kontraktual yang lebih kecil Rp100 miliar, seperti proyek jaringan irigasi di Ciujung, Banten, pengembangan PLBN Long Bawan Kaltara dan lainnya.

"Kami sudah rapat secara nasional dan penyedia jasa tentang proyek single years yang disesuaikan pagunya. Misalnya proyek Rp100 miliar, jadi Rp75 miliar dan Rp25 miliar tahun depan," katanya.

Sebagai informasi, proyek pembangunan Bendungan Way Sekapung Lampung, Bendungan Jragung Jawa Tengah, Bendungan Temef Nusa Tenggara Timur, pembangunan Jalan Lingkar Timur Kuningan Jawa Barat dan pembangunan Jalan Lingkar Brebes-Tegal akan dilakukan rekomposisi alokasi anggaran 2020, sesuai paket MYC sehingga pelaksanaan dapat lebih diperpanjang.

Tidak hanya itu, Kementerian PUPR juga melakukan penyesuaian pagu SYC terhadap proyek preservasi batas Aceh Tengah-Blangkejeren-Batas Aceh Tenggara dan penataan kawasan pantai panjang di Bengkulu.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
Sucor AM Bangun Jembatan...
Sucor AM Bangun Jembatan Penghubung 2 Dusun di Garut, Dorong Akses Ekonomi Warga
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
TNI Hidupkan Desa yang...
TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Turun ke Lapangan, Danrem...
Turun ke Lapangan, Danrem 042/Gapu Pastikan TMMD Tepat Sasaran
Rekomendasi
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berita Terkini
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved