Kolaborasi Antar Lembaga Dorong Pemulihan Ekspor Produk Kreatif
Sabtu, 28 November 2020 - 14:14 WIB
loading...
Mendag Agus Suparmanto menghadiri undangan Menparekraf Wishnutama dalam gelaran Rakornas Parekraf Tahun 2020 di Badung, Bali, Kamis (26/11). FOTO/Kemendag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan, diperlukan kerja sama berbagai pihak dalam mendorong pemulihan pasar ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia, khususnya pada masa pandemi Covid-19. Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan terus meningkatkan sinergitas dengan instansi dan lembaga terkait, salah satunya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam memajukan perekonomian Indonesia.
Hal ini disampaikan Mendag saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020dengan tema “Program Pemulihan Pasar Ekspor Produk Ekonomi Kreatif” di Badung, Bali pada Kamis (26/11) lalu.
“Diharapkan ekspor dan daya saing produk ekspor Indonesia, khususnya produk-produk ekonomi kreatif terus meningkat. Untukitudiperlukan dukungan berbagai pihak untuk mencapaitujuan tersebut,” kata Mendag Agus melalui keterangan resminya yang diterima SINDOnews, Sabtu (28/11/2020).
Baca Juga: Pulihkan Ekonomi, RI Dorong Penguatan Kerja Sama Tiga Negara Kawasan
Mendag menyampaikan, produk ekonomi kreatif memiliki peluang yang sangat besar di pasar global. Berdasarkan kinerja ekspor periode Januari-Agustus 2020, beberapa produk ekonomi kreatif yang berpotensi untuk terus tumbuh ekspornyaadalah fesyen, kriya, dan serta makanan olahan. “Produk ini juga memiliki potensi pasar yang cukup beragam mulai dari Eropa, Asia, Amerika, dan Timur Tengah,” tandasnya.
Hal ini disampaikan Mendag saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas)Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020dengan tema “Program Pemulihan Pasar Ekspor Produk Ekonomi Kreatif” di Badung, Bali pada Kamis (26/11) lalu.
“Diharapkan ekspor dan daya saing produk ekspor Indonesia, khususnya produk-produk ekonomi kreatif terus meningkat. Untukitudiperlukan dukungan berbagai pihak untuk mencapaitujuan tersebut,” kata Mendag Agus melalui keterangan resminya yang diterima SINDOnews, Sabtu (28/11/2020).
Baca Juga: Pulihkan Ekonomi, RI Dorong Penguatan Kerja Sama Tiga Negara Kawasan
Mendag menyampaikan, produk ekonomi kreatif memiliki peluang yang sangat besar di pasar global. Berdasarkan kinerja ekspor periode Januari-Agustus 2020, beberapa produk ekonomi kreatif yang berpotensi untuk terus tumbuh ekspornyaadalah fesyen, kriya, dan serta makanan olahan. “Produk ini juga memiliki potensi pasar yang cukup beragam mulai dari Eropa, Asia, Amerika, dan Timur Tengah,” tandasnya.
Lihat Juga :