Terbongkar! Benih Lobster Seharusnya Baru Bisa Diekspor Tahun 2022

Senin, 30 November 2020 - 12:33 WIB
loading...
Terbongkar! Benih Lobster...
Edhy Prabowo ditangkap KPK akibat ekspor benih lobster. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Deputi Pengelolaan Pengetahuan KIARA, Parid Ridwanuddin mengatakan bahwa jika merujuk Peraturan Menteri (Permen) KP Nomor 12 Tahun 2020 tentang keberlanjutan ekspor benih lobster, seharusnya baru bisa dilakukan pada tahun 2022.

"Perusahaan itu boleh ekspor dengan syarat sudah melakukan budaya berkelanjutan dan berhasil melepas 2 persen ke alam. Jika bicara berkelanjutan itu minimal 3 kali siklus dalam budidaya dan satu kali siklus itu 8 bulan. Jadi harusnya ekspor itu baru bisa dilakukan 2 tahun kemudian atau pada 2022 setelah disahkannya aturan itu." katanya dalam Market Review IDX Channel, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Pak Luhut! Ekspor Benih Lobster Sebaiknya Distop

Ia menjelaskan, Permen KP Nomor 12 Tahun 2020 itu baru disahkan pada 4 Mei 2020. Jika merujuk pada tanggal tersebut seharusnya ekspor baru bisa dilakukan pada 4 Mei 2022. "Jadi seharusnya setelah 2 tahun dari disahkannya aturan itu baru ekspor. Tapi ini baru 6 bulan, sudah ada 30 perusahaan yang diberikan izin ekspor. ini jadi sebuah pertanyaan besar?" terangnya.

Baca Juga: Ekspor Benur Dilanjutkan atau Disetop?

Ia menilai, seharusnya Edhy Prabowo mengevaluasi terlebih dahulu kebijakan dari Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. Apakah yang ditargetkan oleh Susi dapat dicapai oleh para nelayan. "Harusnya ada evaluasi pada zaman menteri Susi,apakah sudah mencapai target atau belum sehingga ada dan kesinambungan. Namun, ini tidak, langsung direvisi sehingga mendorong eksploitasi besar - besaran," tandasnya
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Rekomendasi
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Rizky Billar Laporkan...
Rizky Billar Laporkan Akun Penyebar Fitnah Selingkuh dengan Anak Ramzi
Berita Terkini
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved