Duh! Kasus Positif Covid Tambah Menjulang Usai Libur Panjang, Luhut: Stop Acara Kumpul-Kumpul
Senin, 30 November 2020 - 22:35 WIB
loading...
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. Foto/Dok Kemenko Marves
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan meminta pemerintah daerah (pemda) di Bali dan DKI Jakarta tidak lagi mengizinkan masyarakat untuk berkumpul dalam jumlah besar.
Hal tersebut menyusul terjadinya peningkatan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di dua provinsi tersebut usai libur panjang tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020 lalu.
“Saya ingin kita semua bersepakat jangan ada kerumunan lagi dengan alasan apapun untuk beberapa waktu ke depan,” ujar Luhut kepada para kepala daerah, Pangdam, dan Kapolda dalam rapat koordinasi virtual, Senin (30/11/2020).
(Baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Jakarta Hari Ini Bertambah 1.099 Orang )
Sebagai informasi, Kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta pada periode 25-30 November 2020 sebanyak 8.598 kasus dari 5.168 kasus pada periode 28 Oktober-3 November 2020.
Berdasarkan keterangan Gubernur DKI Anies Baswedan, dua minggu pasca libur panjang pada tanggal 28 Oktober hingga 1 November terdapat kenaikan kasus positif terutama klaster keluarga.
Hal tersebut menyusul terjadinya peningkatan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di dua provinsi tersebut usai libur panjang tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020 lalu.
“Saya ingin kita semua bersepakat jangan ada kerumunan lagi dengan alasan apapun untuk beberapa waktu ke depan,” ujar Luhut kepada para kepala daerah, Pangdam, dan Kapolda dalam rapat koordinasi virtual, Senin (30/11/2020).
(Baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Jakarta Hari Ini Bertambah 1.099 Orang )
Sebagai informasi, Kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta pada periode 25-30 November 2020 sebanyak 8.598 kasus dari 5.168 kasus pada periode 28 Oktober-3 November 2020.
Berdasarkan keterangan Gubernur DKI Anies Baswedan, dua minggu pasca libur panjang pada tanggal 28 Oktober hingga 1 November terdapat kenaikan kasus positif terutama klaster keluarga.
Lihat Juga :