Harga Rumah di Jawa Barat Naik Paling Signifikan
Selasa, 01 Desember 2020 - 08:15 WIB
loading...
A
A
A
Tingginya permintaan terhadap rumah tipe 36 dibanding kedua tipe rumah lainnya, yaitu karena sebagian besar pembelian rumah tipe 36 merupakan rumah pertama atau real demand (bukan untuk investasi). Sementara permintaan terhadap rumah tipe 45 dan 70 lebih cenderung untuk tujuan investasi.
Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan wilayah yang memiliki BTN HPI tertinggi, yakni sebesar 189,48. Sementara pertumbuhan (yoy) terbesar ada di wilayah Jabodetabek yang tercatat sebesar 5,48%. Artinya, harga rumah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi dalam satu tahun terakhir naik sebesar 5,48%.
Secara nasional, pertumbuhan tahunan BTN HPI tertinggi masih terjadi di Pulau Jawa dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (yoy) lebih dari 4,24%. Sementara indeks terendah kuartal III/2020 terjadi di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur, yakni sebesar 143,32 dengan pertumbuhan (yoy) sebesar 2,71%. (Baca juga: Merokok Bisa Berdapak Buruk bagi Kecantikan)
Sementara BTN HPI mencatat pada kuartal III/2020 terdapat tiga provinsi yang memiliki pertumbuhan harga rumah (yoy) di atas 5%, yakni Jawa Barat sebesar 5,76%, Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 5,21%, dan Sumatera Selatan sebesar 5,18%.
Di samping itu, tercatat lima kabupaten dan kota dengan pertumbuhan (yoy) di atas 10% pada kuartal III/2020, yakni Jakarta Selatan sebesar 23,33%, Cianjur sebesar 19,65%, Batu sebesar 13,81%, Batang sebesar 12,58%, dan Lebak sebesar 11,89%. Untuk kabupaten/kota yang memiliki indeks di atas 5,00% didominasi oleh sejumlah kabupaten yang ada di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan wilayah yang memiliki BTN HPI tertinggi, yakni sebesar 189,48. Sementara pertumbuhan (yoy) terbesar ada di wilayah Jabodetabek yang tercatat sebesar 5,48%. Artinya, harga rumah di wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi dalam satu tahun terakhir naik sebesar 5,48%.
Secara nasional, pertumbuhan tahunan BTN HPI tertinggi masih terjadi di Pulau Jawa dengan rata-rata pertumbuhan tahunan (yoy) lebih dari 4,24%. Sementara indeks terendah kuartal III/2020 terjadi di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur, yakni sebesar 143,32 dengan pertumbuhan (yoy) sebesar 2,71%. (Baca juga: Merokok Bisa Berdapak Buruk bagi Kecantikan)
Sementara BTN HPI mencatat pada kuartal III/2020 terdapat tiga provinsi yang memiliki pertumbuhan harga rumah (yoy) di atas 5%, yakni Jawa Barat sebesar 5,76%, Daerah Istimewa Yogyakarta sebesar 5,21%, dan Sumatera Selatan sebesar 5,18%.
Di samping itu, tercatat lima kabupaten dan kota dengan pertumbuhan (yoy) di atas 10% pada kuartal III/2020, yakni Jakarta Selatan sebesar 23,33%, Cianjur sebesar 19,65%, Batu sebesar 13,81%, Batang sebesar 12,58%, dan Lebak sebesar 11,89%. Untuk kabupaten/kota yang memiliki indeks di atas 5,00% didominasi oleh sejumlah kabupaten yang ada di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Lihat Juga :