Inflasi November Tak Cerminkan Kenaikan Daya Beli, Pemulihan Ekonomi Bakal Lambat

Selasa, 01 Desember 2020 - 14:25 WIB
loading...
Inflasi November Tak...
Inflasi November 2020 tidak mencerminkan naiknya daya beli masyarakat
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga konsumen selama November 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28% dibandingkan bulan sebelumnya (mounth to mouth) dan inflasi 1,59% dibandingkan tahun sebelumnya (year on year).

(Baca juga:Ini Kelompok Penyumbang Inflasi November 2020 Capai 0,28%)

Melihat hal ini, Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan terjadinya inflasi ini bakal memperlambat pemulihan ekonomi. “Efeknya ke pemulihan ekonomi bisa berjalan lambat karena adanya tekanan dari sisi pasokan,” kata Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

(Baca juga:Inflasi November Diprediksi 0,18%, Ini Pemicunya)

Selanjutnya, inflasi sebesar 0,28% ini belum bisa dikatakan terjadi kenaikan daya beli yang signifikan. Hal ini dikarenakan komponen inflasi inti masih rendah yakni 0,06% per November, naik tipis dari Oktober lalu yakni 0,04%. “Sementara pendorong utama inflasi disumbang oleh barang bergejolak atau bahan pangan sebesar 1,31% disusul komponen inflasi sektor kesehatan 0,32%,” bebernya.

(Baca juga:Daging Ayam Mahal, Dorong Inflasi November)

Lalu, bisa disimpulkan faktor berkurangnya pasokan pangan akibat curah hujan dan masuknya musim tanam berpengaruh terhadap stabilitas harga pangan. “Jadi berpengaruh pada stabilitas harga pangan,” tandasnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Rekomendasi
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Infografis
Jangan Kaget, 53 Merk...
Jangan Kaget, 53 Merk Ponsel Tak Bisa WhatsApp 1 November 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved