Bos BEI Beberkan Penambahan Signifikan Investor Pasar Modal
Selasa, 01 Desember 2020 - 20:03 WIB
loading...
Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Jumlah investor di pasar modal Indonesia mengalami peningkatan pesat di tahun 2020. Total investor saat ini telah mencapai 3,5 juta dengan kenaikan sekitar 37% dibanding tahun 2019 sebanyak 2,4 juta.
"Dari 3,5 juta sudah termasuk di dalamnya saham reksa dana dan obligasi, untuk investor saham adalah 1,5 juta atau 42,6%. Growth-nya dari tahun 2019 berkisar antara 22% dari 1,1 juta menjadi 1,5 juta. Ini adalah pertumbuhan dari investor di pasar modal kita, sangat bagus," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi, Selasa (1/12/2020).
(baca juga: Kasus Positif Covid-19 Naik, Kenapa Investor Tetap Optimis? )
Selain itu, kenaikan signifikan juga dialami rata-rata investor aktif harian mencapai 84.000 per hari. Kenaikan juga terdapat di investor aktif ritel harian di mana per November 2020 terdapat 151.000 investor aktif ritel harian.
"Belum lama ini di bulan Januari masih 51.000 tapi saat ini sudah 151.000 per hari, ada kenaikan sekitar hampir 96%," kata dia.
"Dari 3,5 juta sudah termasuk di dalamnya saham reksa dana dan obligasi, untuk investor saham adalah 1,5 juta atau 42,6%. Growth-nya dari tahun 2019 berkisar antara 22% dari 1,1 juta menjadi 1,5 juta. Ini adalah pertumbuhan dari investor di pasar modal kita, sangat bagus," ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi, Selasa (1/12/2020).
(baca juga: Kasus Positif Covid-19 Naik, Kenapa Investor Tetap Optimis? )
Selain itu, kenaikan signifikan juga dialami rata-rata investor aktif harian mencapai 84.000 per hari. Kenaikan juga terdapat di investor aktif ritel harian di mana per November 2020 terdapat 151.000 investor aktif ritel harian.
"Belum lama ini di bulan Januari masih 51.000 tapi saat ini sudah 151.000 per hari, ada kenaikan sekitar hampir 96%," kata dia.
Lihat Juga :