Lahirnya Kembali Pertanian di Antara Tegaknya Bangunan Beton Ibu Kota

Rabu, 02 Desember 2020 - 22:35 WIB
loading...
A A A
(Baca Juga: Hidroponik, Tren Bertani yang Cocok saat Pandemi )

Satu benih untuk setiap potong rockwool, kecuali bayam, tiap spons berukuran 2x2 cm yang menggantikan fungsi tanah itu bisa ditanami 3 sampai 4 benih. Seseorang telah meletakkan benih-benih itu di kolong barisan pipa paralon, sampai akhirnya benih mungil itu tumbuh menjadi tanaman mini dengan 2 – 3 daun – suatu pertanda bahwa usia mereka telah mencapai 5-7 hari.

Saat itulah, setelah bersentuhan dengan sinar matahari dan sistem irigasi yang dibantu mesin pompa kecil, benih-benih itu cepat menjadi bayi dan remaja. Bayi pokcoy hijau dan merah, sawi, salada keriting, caisim, dan bayam telah lahir, dan sekarang bersama rockwool-nya dipindahkan ke “rumah barunya”: di dalam pipa yang dialiri air yang mengandung nutrisi tanaman AB Mixed.

Untuk menghalau kutu, Doni Darmawan, petani di lahan hidrofonik ini, kemudian menitipkan tugas tambahan kepada rekannya supaya secara reguler menyemprotkan air yang mengandung brotowali dan tembakau pada daun-daun muda mereka. “Hanya kutu yang mengganggu di sini,” kata Doni.

Bayi dan remaja pakcoy, sawi, salada, dan caisim harus mendapatkan perlindungan penuh. Untuk menghindari deraan langsung sinar ultraviolet, kebun ini dipayungi kelambu hitam atau paranet.

(Baca Juga: Memanen Keuntungan dari Hidroponik )

Pagi itu, Senin, 1 Desember 2020, Doni dan kawan-kawan panen pakcoi, caisim, kale dan sawi. Sebagian hasil panen langsung masuk ke Sayur Kendal, toko sayur-mayur di gedung GMT, sebagian lagi dikirim ke beberapa POD/ cabang usaha. Sementara itu, bibit-bibit pakcoy yang telah menjadi tanaman bayi dipindahkan ke habitat barunya: di dalam pipa putih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
Teknologi Perlindungan...
Teknologi Perlindungan Tanaman Bermekanisme Ganda Diperkenalkan kepada Petani
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved