Lahirnya Kembali Pertanian di Antara Tegaknya Bangunan Beton Ibu Kota

Rabu, 02 Desember 2020 - 22:35 WIB
loading...
Lahirnya Kembali Pertanian...
Seorang petani baru saja lahir di antara tegaknya bangunan bertulang beton Ibu kota. Bukan lahir, mungkin kata yang tepat adalah lahir kembali. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Seorang petani baru saja lahir di antara tegaknya bangunan bertulang beton Ibu kota . Bukan lahir, mungkin kata yang tepat adalah 'lahir kembali'.

30 tahun silam, Jakarta sebuah kota semi-agraris dengan tanah pesawahan berikut garis pematangnya yang artistik, dengan perkebunan sayur dan buah-buahan di tengah dan pinggirnya. Lalu berlangsunglah kejadian yang terjadi di mana-mana: manusia maju menggusur alam, perlahan tapi pasti.

Manusia industrial telah menggeser manusia agrikultur. Jalan-jalan beraspal dibangun untuk mengakomodasi mobilitas mereka, mal-mal didirikan untuk memenuhi kebutuhan hidup, perumahan, hotel, apartemen, mal dan bangunan mewah lain cepat bermunculan. Semua seperti merayakan kemenangan kapitalisme atas masyarakat tradisional.

(Baca Juga: Hidroponik, Estetika dan Bermanfaat )

Akibatnya jelas. Menurut World Vision, seiring jumlah penghuninya yang semakin bengkak, ruang terbuka hijau (RTH) di kota ini berkurang setiap tahun. Entah berapa ukuran kehijauannya sekarang, yang terang jika pada 1965 Jakarta masih memiliki RTH 35%, pada 2011 jumlah tersebut telah menyusut hingga 9,3%.

Namun inilah Jakarta, kota dengan seribu satu kemungkinan. Di bilangan Menteng, lebih tepat lagi di Jalan Kendal, Jakarta Pusat, sebuah bangunan bernuasa hijau yang menyediakan kafe dan kedai sayur untuk umum menyimpan “sesuatu” pada atapnya. Ya, di puncak gedung GMT yang asri itu, berdampingan dengan sebuah musala mini, satu area berukuran 10 x 15 meter memancing perhatian.

Duabelas rangkaian pipa paralon putih tampak ditaruh berjajar di sebelah kanan, 12 rangkaian lainnya dalam kemiringan 45 derajat di sebelah kiri. Pada setiap pipa, terdapat 26 lubang. Di situlah bibit-bibit pakcoy, sawi, kale, salada, caisim, bahkan bayam disemai pada rockwool, dan dipanen kurang-lebih 5 minggu kemudian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Transfer Pengetahuan,...
Transfer Pengetahuan, AA Kadu Bagikan Tips Memilih Bibit Durian Berkualitas
Lesbumi PBNU Serahkan...
Lesbumi PBNU Serahkan Petisi Penolakan Aturan Turunan PP 28/2024 kepada Kementerian Kesehatan
Teknologi Perlindungan...
Teknologi Perlindungan Tanaman Bermekanisme Ganda Diperkenalkan kepada Petani
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved