Ini Strategi Adira Insurance Bertahan di Masa Pandemi
Kamis, 03 Desember 2020 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Perseroan juga merupakan lima perusahaan asuransi umum teratas yang tetap tumbuh berdasarkan rekapitulasi kinerja asuransi umum berdasarkan laporan keuangan kuartal III/2020 yang dipublikasikan.
Hassan Karim mengatakan, dampak dari pandemi ini bukan hanya secara kesehatan, namun secara finansial dan psikologis."Namun, dalam masa yang penuh ketidakpastian inilah peran perusahaan asuransi menjadi sangat penting, untuk hadir bagi pelanggan serta memberikan dukungan dan perlindungan yang komprehensif,” katanya.
Menurut dia, pandemi juga telah mengubah cara masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari.Riset McKinsey & Company COVID-19 Consumer Pulse Surveys memaparkan perilaku pembelian pelanggan Indonesia bergeser secara online dan kemungkinan besar akan berlanjut setelah krisis.
Hal ini didukung juga dengan semakin banyaknya masyarakat yang melek akan teknologi. Menurut Data Indonesia Digital Januari 2020, ada sekitar 175,4 juta pengguna mobile internet di Indonesia dan pengguna internet di Indonesia ada 64% dari total populasi.
Begitu juga dengan industri asuransi, ketika jalur tradisional terdampak oleh pandemi Covid-19, perseroan dituntut untuk bergerak ke jalur digital. "Adira Insurance sendiri sudah memulai perjalanan digitalisasinya sejak 2014, saat itu diawali dengan sentralisasi pembayaran klaim. Kedepan, Adira Insurance akan terus melakukan berbagai pengembangan dan inovasi," jelas Hassan.
Hassan Karim mengatakan, dampak dari pandemi ini bukan hanya secara kesehatan, namun secara finansial dan psikologis."Namun, dalam masa yang penuh ketidakpastian inilah peran perusahaan asuransi menjadi sangat penting, untuk hadir bagi pelanggan serta memberikan dukungan dan perlindungan yang komprehensif,” katanya.
Menurut dia, pandemi juga telah mengubah cara masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari.Riset McKinsey & Company COVID-19 Consumer Pulse Surveys memaparkan perilaku pembelian pelanggan Indonesia bergeser secara online dan kemungkinan besar akan berlanjut setelah krisis.
Hal ini didukung juga dengan semakin banyaknya masyarakat yang melek akan teknologi. Menurut Data Indonesia Digital Januari 2020, ada sekitar 175,4 juta pengguna mobile internet di Indonesia dan pengguna internet di Indonesia ada 64% dari total populasi.
Begitu juga dengan industri asuransi, ketika jalur tradisional terdampak oleh pandemi Covid-19, perseroan dituntut untuk bergerak ke jalur digital. "Adira Insurance sendiri sudah memulai perjalanan digitalisasinya sejak 2014, saat itu diawali dengan sentralisasi pembayaran klaim. Kedepan, Adira Insurance akan terus melakukan berbagai pengembangan dan inovasi," jelas Hassan.
(aby)
Lihat Juga :