MPMX Lanjutkan Rehabilitasi Mangrove, 100.000 Bibit Tertanam di Desa Golo NTT
Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:16 WIB
loading...
MPMX bersama dengan Entitas Anaknya, MPM Honda Jatim kembali melanjutkan program rehabilitasi mangrove di wilayah Muara Sungai Terang, Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Foto/Dok
A
A
A
LABUAN BAJO - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) bersama dengan Entitas Anaknya, MPM Honda Jatim kembali melanjutkan program rehabilitasi mangrove di wilayah Muara Sungai Terang, Desa Golo Sepang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, dengan menanam 40.000 bibit mangrove . Inisiatif ini merupakan lanjutan dari komitmen Perseroan dalam upaya mendukung mitigasi dampak perubahan iklim dan mengimplementasikan praktik-praktik terbaik untuk mewujudkan kelestarian lingkungan , melalui rangkaian kegiatan keberlanjutan yang bertajuk MPM EcoMangrove.
Seremonial penanaman di tahun ke-4 ini diadakan pada 14 Agustus 2025, dihadiri Komisaris MPMX Tossin Himawan, Group CFO MPMX Beatrice Kartika, dan GM Corporate Communication & Sustainability Natalia Lusnita. Hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Bapak Vinsensius Gande, S.Pd. yang mewakili Bupati Manggarai Barat, Kepala Desa Golo Sepang Saverius Banskoan, S.H., komunitas penggiat mangrove, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Baca Juga: RUPST 2025, MPMX Tebar Dividen Rp525,6 Miliar
MPM EcoMangrove dirancang secara komprehensif dan dijalankan secara bertahap sejak tahun 2022, dimulai dari survei lokasi dan identifikasi lahan, pemetaan sosial-ekonomi masyarakat, pelatihan teknik penanaman dan perawatan mangrove, penguatan kelembagaan komunitas, sampai penandatanganan kesepakatan bersama kelompok penggiat mangrove untuk memastikan keberlanjutan program dan perawatan mangrove.
Hingga tahun ini, MPMX telah menanam 100.000 bibit mangrove di lahan konservasi seluas 10 hektare. Berdasarkan pemantauan berkala, tingkat kelangsungan hidup bibit mencapai 85%, salah satu indikator positif terhadap keberhasilan program ini sebagai upaya jangka panjang dalam memulihkan dan melindungi ekosistem pesisir.
Seremonial penanaman di tahun ke-4 ini diadakan pada 14 Agustus 2025, dihadiri Komisaris MPMX Tossin Himawan, Group CFO MPMX Beatrice Kartika, dan GM Corporate Communication & Sustainability Natalia Lusnita. Hadir pula Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Bapak Vinsensius Gande, S.Pd. yang mewakili Bupati Manggarai Barat, Kepala Desa Golo Sepang Saverius Banskoan, S.H., komunitas penggiat mangrove, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Baca Juga: RUPST 2025, MPMX Tebar Dividen Rp525,6 Miliar
MPM EcoMangrove dirancang secara komprehensif dan dijalankan secara bertahap sejak tahun 2022, dimulai dari survei lokasi dan identifikasi lahan, pemetaan sosial-ekonomi masyarakat, pelatihan teknik penanaman dan perawatan mangrove, penguatan kelembagaan komunitas, sampai penandatanganan kesepakatan bersama kelompok penggiat mangrove untuk memastikan keberlanjutan program dan perawatan mangrove.
Hingga tahun ini, MPMX telah menanam 100.000 bibit mangrove di lahan konservasi seluas 10 hektare. Berdasarkan pemantauan berkala, tingkat kelangsungan hidup bibit mencapai 85%, salah satu indikator positif terhadap keberhasilan program ini sebagai upaya jangka panjang dalam memulihkan dan melindungi ekosistem pesisir.
Lihat Juga :