Ekonomi Global Amburadul, Luhut: Penanganannya Berbeda dengan Krisis Sebelumnya

Kamis, 03 Desember 2020 - 18:55 WIB
loading...
Ekonomi Global Amburadul,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) menginfeksi tidak hanya dari segi kesehatan, melainkan juga dari sisi ekonomi. Hampir seluruh aktivitas ekonomi terkena imbas dari pandemi ini.

Bahkan ekonomi global , termasuk Indonesia kini mengalami resesi akibat dampak pandemi Covid-19. Indonesia mengalami resesi pada kuartal III-2020 setelah ekonomi minus 3,49%. ( Baca juga:Ekonomi Global Tahun Depan Masih Diselimuti Awan Gelap )

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, resesi ekonomi yang terjadi saat ini merupakan hal baru. Pasalnya, krisis yang terjadi sekarang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Resesi yang sekarang terjadi merupakan hal baru dan unprecedented. Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara ikut terimbas atas gejolak ekonomi dunia akibat pandemi Covid-19," ujarnya dalam acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) secara virtual, Kamis (3/12/2020). ( Baca juga:Tinjau Lokasi Erupsi Gunung Semeru, Gubernur Khofifah Siapkan Langkah Mitigasi )

Menurut Menko Luhut, krisis yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 berbeda dengan sebelumnya. Pandemi memukul tidak hanya dari sisi permintaan, tapi juga penawaran perekonomian.

"Sehingga penanganannya pun sangat berbeda dengan krisis yang terjadi sebelumnya," ucap Luhut.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved