Pertama di Indonesia! Tinggal Klik, DBS Bisa Tampilkan Status Pembayaran dari Luar Negeri
Jum'at, 04 Desember 2020 - 13:24 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pada awal November 2020, lewat DBS IDEAL, Bank DBS Indonesia menjadi bank pertama di Indonesia yang meluncurkan sistem pelacakan daring cross border untuk transaksi masuk bagi nasabah korporasi. Layanan ini merupakan pelengkap dari sistem pelacakan untuk transaksi keluar yang diluncurkan tahun 2018 guna memberikan kenyamanan digital kepada nasabah korporasi Bank DBS Indonesia.
DBS Incoming SWIFT GPI (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication, Global Payment Innovation) merupakan layanan pelacakan daringDBS yang didukung oleh SWIFT, karena GPI akan membantu memberikan informasi terkini mengenai status transaksi keluar dan masuk secara real time, tanpa biaya tambahan. ( Baca juga:Hati-hati Ledakan Besar Covid, DBS: Kasus RI Paling Tinggi di ASEAN )
Layanan DBS Incoming SWIFT GPI memastikan bahwa penerimaan transaksi dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan nasabah dapat dilakukan secara cepat, terlacak, dan transparan. Dengan kemampuan digital dari GPI, nasabah korporasi dapat melacak dan memegang lebih banyak kendali atas seluruh aliran pembayaran mereka secara real time.
Executive Director, Head of Global Transaction Services PT Bank DBS Indonesia Iwan Rusli mengatakan, dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan nasabah, DBS Indonesia terus melakukan inovasi digitalnya guna menghadapi kompleksitas dan tantangan masa kini.
Sebelumnya, nasabah harus melewati proses manual dan membutuhkan waktu untuk mendapatkan status terkini dari transaksi Incoming Telegraphic Transfer.
DBS Incoming SWIFT GPI (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication, Global Payment Innovation) merupakan layanan pelacakan daringDBS yang didukung oleh SWIFT, karena GPI akan membantu memberikan informasi terkini mengenai status transaksi keluar dan masuk secara real time, tanpa biaya tambahan. ( Baca juga:Hati-hati Ledakan Besar Covid, DBS: Kasus RI Paling Tinggi di ASEAN )
Layanan DBS Incoming SWIFT GPI memastikan bahwa penerimaan transaksi dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan nasabah dapat dilakukan secara cepat, terlacak, dan transparan. Dengan kemampuan digital dari GPI, nasabah korporasi dapat melacak dan memegang lebih banyak kendali atas seluruh aliran pembayaran mereka secara real time.
Executive Director, Head of Global Transaction Services PT Bank DBS Indonesia Iwan Rusli mengatakan, dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan nasabah, DBS Indonesia terus melakukan inovasi digitalnya guna menghadapi kompleksitas dan tantangan masa kini.
Sebelumnya, nasabah harus melewati proses manual dan membutuhkan waktu untuk mendapatkan status terkini dari transaksi Incoming Telegraphic Transfer.
Lihat Juga :