Peluang Bisnis Ini Tetap Menjanjikan Saat Masa Pandemi
Minggu, 06 Desember 2020 - 06:28 WIB
loading...
PHK bukan akhir segalanya, masih terdapat beberapa peluang bisnis yang cukup menjanjikan di saat pandemi seperti ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap sektor kesehatan, tetapi juga perekonomian dimana banyak perusahaan dipaksa tutup menyusul pembatasan aktivitas hingga menimbulkan gelombang PHK. Meski demikian PHK bukan akhir segalanya, masih terdapat beberapa peluang bisnis yang cukup menjanjikan di saat pandemi seperti ini.
"Banyak cara untuk memulai usaha , mungkin pertama bisa mencari saran dan cobalah membaca tips menjadi pengusaha yang tersedia baik dari media online maupun offline," ujar Suhendro yang merupakan salah satu pengusaha muda yang kini mempunyai 5 perusahaan.
Memang benar, banyak potensi peluang bisnis selama masa pandemi yang terbukti menjanjikan. Berikut ini adalah beberapa jenis bisnis yang terus berkembang pada masa pandemi saat ini.
Jual Produk Makanan Beku (Frozen Food)
Seperti diketahui bisnis kuliner seperti cafe dan restoran yang memberikan layanan makan di tempat (dine-in) merupakan salah satu bisnis yang terkena imbas covid-19. Berdasar Riset dari Mckinsey & Company menyebutkan bahwa 58% konsumen Indonesia memilih mengurangi frekuensi makan di tempat selama virus Covid19 ini berlangsung.
"Banyak cara untuk memulai usaha , mungkin pertama bisa mencari saran dan cobalah membaca tips menjadi pengusaha yang tersedia baik dari media online maupun offline," ujar Suhendro yang merupakan salah satu pengusaha muda yang kini mempunyai 5 perusahaan.
Memang benar, banyak potensi peluang bisnis selama masa pandemi yang terbukti menjanjikan. Berikut ini adalah beberapa jenis bisnis yang terus berkembang pada masa pandemi saat ini.
Jual Produk Makanan Beku (Frozen Food)
Seperti diketahui bisnis kuliner seperti cafe dan restoran yang memberikan layanan makan di tempat (dine-in) merupakan salah satu bisnis yang terkena imbas covid-19. Berdasar Riset dari Mckinsey & Company menyebutkan bahwa 58% konsumen Indonesia memilih mengurangi frekuensi makan di tempat selama virus Covid19 ini berlangsung.
Lihat Juga :