Ngebor di Darat dan Laut, PT Timah Habiskan Dana Rp16,82 Miliar

Kamis, 10 Desember 2020 - 08:22 WIB
loading...
Ngebor di Darat dan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) melaporkan kegiatan eksplorasi perseroan selama bulan November 2020. Adapun kegiatan eksplorasi TINS berfokus pada komoditas Timah.

Sekretaris Perusahaan PT Timah, Muhammad Zulkarnaen mengatakan, biaya yang dikeluarkan pada kegiatan eksplorasi selama November 2020 sebesar Rp16,82 miliar, dengan rincian Rp10,15 miliar untuk biaya operasional dan biaya investasi Rp6,66 miliar.

"Kegiatan eksplorasi PT Timah di laut pada bulan November 2020, berupa kegiatan pemboran-pemboran rinci di perairan Bangka (L. Tempilang, L. A Kantung dan L. Rebo) dan perairan Kundur (Lt Kundur Barat) dengan menggunakan lima unit kapal bor dengan total meter bor sebanyak 9.567 meter," ujar Zulkarnaen dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis (10/12/2020).

(baca juga: Dongkrak Ekonomi, RI Jabat Erat UEA dan Arab Saudi )

Dia menambahkan, kegiatan eksplorasi di darat pada bulan November 2020 meliputi pemetaan, geomagnet, core logging, percontoan core, pengukuran grid bor dan pemboran timah (primer dan sekunder) di pulau Bangka (Payung, Tempilang, Mentok, Penganak, Toboali, Petaling, A. Kulur) dan Belitung (Mengkubang dan Kacang Butor) dengan total meter bor sebanyak 3.658 meter.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Adopsi Teknologi dan...
Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
MMS Resources Bidik...
MMS Resources Bidik Teknologi Tambang Modern dari China
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Kejagung Bongkar Modus...
Kejagung Bongkar Modus Rekayasa Uji Lab untuk Ekspor Ilegal Logam Tanah Jarang
Kejagung Tahan 3 Tersangka...
Kejagung Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Pertambangan Nonlogam
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Rekomendasi
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved