Kontainer Langka Akibat Pandemi, ALFI: di Dalam Negeri Masih Aman

Kamis, 10 Desember 2020 - 13:02 WIB
loading...
A A A
"Sehingga perlu upaya-upaya tentunya dengan penyelesaian bilateral maupun multilateral antara pemerintah Indonesia bersama stakeholder industri dan logistik dengan pelayaran-pelayaran internasional," kata dia.

Dia menyebut, saat ini kontainer yang digunakan untuk perdagangan internasional mayoritas masih berada di negara tujuan ekspor, dimana 48 sampai 58 persen pengiriman barang yang menggunakan kontainer, baik dari Asia ke Amerika dan dari Asia ke Eropa.

(Baca juga: Waswas Invasi China, Taiwan Akan Beli 300 Rudal Patriot AS )

"Sehingga pada saat parah-parahnya Covid-19 seluruh kontainer tertahan di negara-negara tujuan ekspor yang tertinggi seperti di Amerika, di Eropa, ini yang menyebabkan kontainer tidak balik lagi. Makanya, perlu pembicaraan serius untuk merepositioning kontainer-kontainer internasional itu untuk kembali ke negara Asia atau sesuai jadwal di Tanjung Priok untuk menuju tujuan ekspor berikutnya," ucapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
IPC TPK Bukukan Arus...
IPC TPK Bukukan Arus Petikemas 1,15 Juta TEUs hingga April 2026
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Rekomendasi
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Infografis
5 Anggota NATO Terlemah...
5 Anggota NATO Terlemah di 2025, Ada Negara Paling Aman di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved