Erick Thohir Sinergikan Bank dan Lembaga Pembiayaan Plat Merah, Ini Respon PNM
Kamis, 10 Desember 2020 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Erick Thohir terus melakukan langkah efisiensi bagi emiten negara. Baik dari langkah restrukturisasi, klasterisasi, pembentukan holding, hingga merger. Erick mengatakan, sinergitas platform ketiga perseroan plat merah itu untuk mempermudah akses pendanaan.
(Baca juga: Rencana Melebur BRI, Pegadaian dan PNM Diingatkan Harus Hati-hati )
Dia menyontohkan, pembiayaan yang dilakukan Pegadaian dan PNM saat ini masih bergantung pada pembiayaan jangka panjang yang memiliki biaya tinggi. Di mana, pendanaan bagi korporasi besar cukup murah, namun bagi ultra mikro cukup mahal.
"PNM bisnis modelnya sangat bagus, tapi pendanaan sangat mahal jadi ga fair kalau membantu korporasi besar murah tapi ultra mikro mahal. Tapi ini bukan salah PNM, makanya sinergikan dengan BRI. Kalau ke luar pinjam bunganya 9 persen, tapi ke BRI bisa 3 persen, jadi kan hemat 3 persen. Ini kenapa kita sinergikan pegadaian dan PMN," kata Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR.
Pada aspek inovasi, kerja sama tidak saja terjadi antara BUMN, namun juga swasta. Mantan Bos Inter Milan itu pun cukup membuka peluang bagi emiten swasta untuk ambil bagian dalam program-program negara.
(Baca juga: Rencana Melebur BRI, Pegadaian dan PNM Diingatkan Harus Hati-hati )
Dia menyontohkan, pembiayaan yang dilakukan Pegadaian dan PNM saat ini masih bergantung pada pembiayaan jangka panjang yang memiliki biaya tinggi. Di mana, pendanaan bagi korporasi besar cukup murah, namun bagi ultra mikro cukup mahal.
"PNM bisnis modelnya sangat bagus, tapi pendanaan sangat mahal jadi ga fair kalau membantu korporasi besar murah tapi ultra mikro mahal. Tapi ini bukan salah PNM, makanya sinergikan dengan BRI. Kalau ke luar pinjam bunganya 9 persen, tapi ke BRI bisa 3 persen, jadi kan hemat 3 persen. Ini kenapa kita sinergikan pegadaian dan PMN," kata Erick saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR.
Pada aspek inovasi, kerja sama tidak saja terjadi antara BUMN, namun juga swasta. Mantan Bos Inter Milan itu pun cukup membuka peluang bagi emiten swasta untuk ambil bagian dalam program-program negara.
(ind)
Lihat Juga :