Wussss! Indonesia Bakal Punya Fasilitas Uji Kendaraan Terbesar di ASEAN
Kamis, 10 Desember 2020 - 18:29 WIB
loading...
Idiada Proving Ground di Spanyol. Foto/autocar.co.uk
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menargetkan Proving Ground atau pengujian kelaikan kendaraan bermotor di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi, akan siap mendukung ekspor kendaraan asal Indonesia ke 100 negara tujuan yang dilakukan oleh anggota Gaikindo.
"Rencananya mulai dibangun dalam dua tahun ke depan, dan siap beroperasi pada 2024. Tidak perlu lagi khawatir untuk ekspor. Nanti akan memiliki fasilitas lengkap, baik indoor atau pun outdoor," ujar Budi dalam webinar yang digelar Jakarta Post, hari ini (10/12) di Jakarta.
Dia mengatakan saat ini lokasi di Bekasi tersebut memiliki lima fasilitas pengujian dengan tiga fasilitas yang memiliki standar United Nation Regulation (UNR). Setelah pengembangan nanti ditargetkan akan memiliki 19 fasilitas standar UNR dengan rincian delapan fasilitas outdoor, tujuh fasilitas indoor, dan fasilitas pengujian kendaraan listrik. ( Baca juga:Emiten Rokok Kebakaran di Akhir Sesi Bursa Terimbas Pernyataan Sri Mulyani )
"Dengan luas 90 ha, kita menjadi salah satu yang terbesar dan terlengkap di Asia. Kita hanya kalah luas dari milik Taiwan seluas 119 ha dengan 12 fasilitas," ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan detail manfaat fasilitas pengujian tersebut. Beberapa di antaranya adalah mengurangi pencemaran udara karena adanya pengujian emisi gas buangan kendaraan. Bahkan fasilitas tersebut juga akan mengadopsi clean technology.
"Rencananya mulai dibangun dalam dua tahun ke depan, dan siap beroperasi pada 2024. Tidak perlu lagi khawatir untuk ekspor. Nanti akan memiliki fasilitas lengkap, baik indoor atau pun outdoor," ujar Budi dalam webinar yang digelar Jakarta Post, hari ini (10/12) di Jakarta.
Dia mengatakan saat ini lokasi di Bekasi tersebut memiliki lima fasilitas pengujian dengan tiga fasilitas yang memiliki standar United Nation Regulation (UNR). Setelah pengembangan nanti ditargetkan akan memiliki 19 fasilitas standar UNR dengan rincian delapan fasilitas outdoor, tujuh fasilitas indoor, dan fasilitas pengujian kendaraan listrik. ( Baca juga:Emiten Rokok Kebakaran di Akhir Sesi Bursa Terimbas Pernyataan Sri Mulyani )
"Dengan luas 90 ha, kita menjadi salah satu yang terbesar dan terlengkap di Asia. Kita hanya kalah luas dari milik Taiwan seluas 119 ha dengan 12 fasilitas," ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan detail manfaat fasilitas pengujian tersebut. Beberapa di antaranya adalah mengurangi pencemaran udara karena adanya pengujian emisi gas buangan kendaraan. Bahkan fasilitas tersebut juga akan mengadopsi clean technology.
Lihat Juga :