Harga Saham Emiten Rokok Berguguran Dihantam Cukai Naik, Cek Selengkapnya di Sini
Kamis, 10 Desember 2020 - 18:25 WIB
loading...
Dampak dari pengumuman kenaikan cukai rokok sungguh luar biasa, hingga membuat harga saham emiten rokok berguguran. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok pada tahun 2021 akan naik sebesar 12,5%. Keputusan itu dipastikan bakal membuat harga rokok semakin mahal. Dampak dari pengumuman itu sungguh luar biasa, hingga membuat harga saham emiten rokok berguguran.
(Baca Juga: Cukai Rokok Naik, Mari Cek Rincian Jenisnya )
Mayoritas harga saham emiten rokok kompak anjlok pada penutupan perdagangan hari ini, mulai dari PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT H M Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) dan PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA). Di antara saham emiten rokok lainnya, hanya saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) yang menunjukkan adanya pergerakan dua arah sepanjang hari ini dengan ditutup 0 atau tidak naik dan tidak turun.
Saham Gudang Garam turun Rp3.325 atau 6,99% ke Rp44.275. Frekuensi perdagangan saham GGRM mencapai 13.439 kali dengan 9,51 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp450,49 miliar. Price Earning Ratio (PER) 11,31 dan Market Cap Rp85,19 triliun.
Kemudian, saham H M Sampoerna turun Rp125 atau 6,96% ke Rp1.670. Frekuensi perdagangan saham HMSP mencapai 51.086 kali dengan 606,45 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp1,07 triliun. Price Earning Ratio (PER) 21,08 dan Market Cap Rp194,25 triliun.
(Baca Juga: Cukai Rokok Naik, Mari Cek Rincian Jenisnya )
Mayoritas harga saham emiten rokok kompak anjlok pada penutupan perdagangan hari ini, mulai dari PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT H M Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) dan PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA). Di antara saham emiten rokok lainnya, hanya saham PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) yang menunjukkan adanya pergerakan dua arah sepanjang hari ini dengan ditutup 0 atau tidak naik dan tidak turun.
Saham Gudang Garam turun Rp3.325 atau 6,99% ke Rp44.275. Frekuensi perdagangan saham GGRM mencapai 13.439 kali dengan 9,51 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp450,49 miliar. Price Earning Ratio (PER) 11,31 dan Market Cap Rp85,19 triliun.
Kemudian, saham H M Sampoerna turun Rp125 atau 6,96% ke Rp1.670. Frekuensi perdagangan saham HMSP mencapai 51.086 kali dengan 606,45 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp1,07 triliun. Price Earning Ratio (PER) 21,08 dan Market Cap Rp194,25 triliun.
Lihat Juga :