Iklim Investasi dan Pasar Energi Terbarukan Harus Diperbaiki
Jum'at, 11 Desember 2020 - 16:35 WIB
loading...
Transisi energi terbarukan harus terus berjalan untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan.
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat anggaran negara terkuras. Di sisi lain transisi energi terbarukan harus terus berjalan untuk pemulihan ekonomi yang berkelanjutan. Para pemangku kebijakan dituntut untuk menciptakan iklim kebijakan investasi yang mengutamakan pembangunan lapangan pekerjaan.
Saat ini Indonesia sudah bekerjasama dengan publik yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan pihak swasta dari ENGIE Energy Indonesia. Namun seiring dengan menurunnya permintaan listrik selama pandemi Covid-19, sumber pendanaan investasi dari pemerintah dan hubungan bilateral juga menurun karena memburuknya laporan keuangan sektor energi di Indonesia.
(Baca juga:RI-Denmark Perkuat Kerja Sama Pengembangan Energi Terbarukan)
Menurut riset yang dilakukan oleh Penulis World Energy Investment Country Focus, Lucila Arboleya mengatakan bahwa untuk menarik investor di masa pandemi, Indonesia harus memperbaiki pasar energi terbarukan. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kebijakan industri yang mempertimbangkan daya saing Indonesia dan lapangan kerja luas.
“Harus melihat daya saing Indonesia. Jadi pemerintah harus menyediakan model pendanaan lebih baik untuk PLN yang tujuannya untuk menarik investor PLN. Setelah itu bentuk kerangka kerja investasi untuk energi terbarukan,” ujar Lucila dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).
Saat ini Indonesia sudah bekerjasama dengan publik yaitu PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan pihak swasta dari ENGIE Energy Indonesia. Namun seiring dengan menurunnya permintaan listrik selama pandemi Covid-19, sumber pendanaan investasi dari pemerintah dan hubungan bilateral juga menurun karena memburuknya laporan keuangan sektor energi di Indonesia.
(Baca juga:RI-Denmark Perkuat Kerja Sama Pengembangan Energi Terbarukan)
Menurut riset yang dilakukan oleh Penulis World Energy Investment Country Focus, Lucila Arboleya mengatakan bahwa untuk menarik investor di masa pandemi, Indonesia harus memperbaiki pasar energi terbarukan. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan kebijakan industri yang mempertimbangkan daya saing Indonesia dan lapangan kerja luas.
“Harus melihat daya saing Indonesia. Jadi pemerintah harus menyediakan model pendanaan lebih baik untuk PLN yang tujuannya untuk menarik investor PLN. Setelah itu bentuk kerangka kerja investasi untuk energi terbarukan,” ujar Lucila dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).
Lihat Juga :